Aplikasi JadiBoss Mengantar Tim Unika Soegijapranata Masuk 3 Besar IDT 2022

Kembali tim mahasiswa dan alumni Unika Soegijapranata telah berhasil meraih prestasi gemilang dengan terpilih dan masuk dalam nominasi tiga besar dalam ajang kompetisi nasional Indonesia Digital Tribe tahun 2022 yang didukung oleh Kementerian BUMN, Kemendikbud Ristek, Narasi.TV.

Tim yang beranggotakan Yemima Dessy, Jose Victor, Yehuda Joy dan Andreas ini, berhasil meraih prestasi terbaiknya setelah sebelumnya berhasil mengalahkan peserta lain dari seluruh Indonesia yang berjumlah sekitar 1500 peserta.

Dengan prestasi bergengsi yang berhasil diraih, tim yang membuat ide inovasi startup yang diberi nama ‘aplikasi JadiBoss’ ini sempat ditemui dalam sesi wawancara pada Selasa (5/4) di kampus Unika. Dua anggota tim yang berhasil ditemui yaitu Yemima Dessy dan Yehuda Joy membagikan pengalaman mereka ketika mengikuti ajang kompetisi nasional Indonesia Digital Tribe tahun 2022.

“Selain dari dukungan keluarga, sejak awal kuliah di Unika Soegijapranata kami juga diberi kesempatan luas untuk berkompetisi dalam bidang apapun. Sehingga karena dukungan tersebut, kami bisa terus menjalani kuliah sekaligus mengikuti berbagai kompetisi,” ucap Yemima saat ditanya persiapan yang dilakukan dan peluang yang berhasil diraih sehingga terpilih menjadi tiga besar dalam ajang kompetisi nasional Indonesia Digital Tribe tahun 2022.

Lebih lanjut Yemima mengungkapkan bahwa dosen pengajar atau dalam hal ini Bapak Gustav Anandhita ST MT juga selalu mendorong mahasiswanya untuk bisa berpikir out of the box. Terlebih di prodi Arsitektur mahasiswa dibekali pula tentang  design thinking, oleh karena itu kita tidak hanya berpikir tentang design bangunan saja, tetapi bisa menjadi problem solver atas permasalahan yang dihadapi masyarakat, lanjutnya.

“Bahkan dengan peluang yang dibuka luas tersebut, pada semester I dan II saya pernah terpilih sebagai ‘The Best of Studio’. Sementara untuk di bidang lain saya juga diperkenankan mengeksplorasi gambar atau ilusterasi sehingga saya juga pernah meraih prestasi juara dalam  kompetisi ilusterasi, poster dan children book,” ungkap Yemima.

Sedang Yehuda Joy sebagai anggota tim juga menyampaikan hal yang hampir sama. “Awal masuk Unika Soegijapranata karena tertarik dengan program E-Commerce di prodi Sistem Informasi, karena di program ini apa yang saya cari ternyata terfasilitasi yaitu studi di bidang ekonomi sekaligus berkembang dalam dunia digitalnya,” jelas Joy.

Satu hal yang dirasakan setelah mengenal lebih dekat saat studi E-Commerce ternyata dunia digital berkembang sangat pesat dan sudah merambah ke bidang lain, sehingga eksplorasi di dunia digital ini seperti tidak ada batasnya.

Menanggapi capaian prestasi dari tim mahasiswa Unika, Wakil Rektor Bidang Akademik Kemahasiswaan dan Alumni Dr Berta Bekti Retnawati MSi menyatakan apresiasi dan  bangga serta berharap akan muncul lebih banyak lagi prestasi lain dari mahasiswa Unika dalam ajang kompetisi yang berbeda.

“Dengan prestasi yang berhasil diraih oleh tim mahasiswa Unika, menjadi pembuktian bahwa mahasiswa Unika ketika ada event bergengsi bisa lolos dan tidak kalah berkualitas dengan perguruan tinggi lainnya,” kata Dr Berta.

Jadi ini menjadi penggerak bagi LPMA (Lembaga Pengembangan Mahasiswa dan Alumni) sebagai lembaga yang dimiliki oleh Unika Soegijapranata untuk mengawal para mahasiswa yang berprestasi dan memberikan kontribusi, baik akademik maupun non akademik.

Harapannya, para mahasiswa ini bisa menjadi ‘Hoi Aristoi’ yang sesungguhnya dan benar-benar menjadi yang terdepan untuk talenta yang telah mereka miliki. Dan lembaga LPMA  beserta universitas akan menyiapkan dengan baik pengkaderan, pembibitan, dan yang bisa dipersiapkan untuk mengikuti kompetisi seperti di Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), tandasnya. (FAS)

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email
WhatsApp
Kategori

Share:

More Posts

Send Us A Message