SIEGA Unika Soegijapranata Kembangkan Loker Kewirausahaan sebagai Bisnis Kuliner Berbasis IoT dan Payment System QRIS

SIEGA (Sistem Informasi, E-Commerce, Game Technology, Akuntansi dan Sistem Informasi) Unika Soegijapranata berhasil mengembangkan loker kewirausahaan kekinian. Loker kewirausahaan ini berbasis Internet of Things (IoT) dengan sistem pembayaran berbasis Payment System QRIS yang diberi nama “SIEGAAUTOBOX”.

Tim peneliti dari program studi Sistem Informasi (SI) atau yang dikenal dengan SIEGA ini terdiri dari Agus Cahyo Nugroho, S. Kom., M.T; Andre Kurniawan Pamudji, S. Kom., M. Ling; Erdhi Widyarto Nugroho, S.T, M.T; Dr. T Brenda Chandrawati, S.T, M.T; Dr. Bernadinus Harnadi, S.T, M.T; dan Fx Hendra Prasetya, S.T, M.T. Selain itu, Agus Cahyo Nugroho dan tim juga ikut menggandeng CV. Grintama Blessindo sebagai mitra. CV. Grintama Blessindo merupakan perusahaan yang bergerak dibidang Interior Desain.

SIEGAAUTOBOX, Loker Kewirausahaan
Siegaautobox Menjawab Keresahan di Masa Pandemi

Munculnya ide “SIEGAAUTOBOX” ini bermula dari kondisi pandemi Covid-19 yang terjadi. Pada masa pandemi, kantin tidak beroperasi alias tutup. Hal ini membuat warga kampus kesulitan untuk mencari atau membeli makanan. Kemudian para tim peneliti ini berpikir bagaimana caranya untuk meminimalkan kontak fisik yang terjadi selama proses transaksi dan tidak perlu khawatir dengan adanya paparan virus.

Ketua tim Kedaireka, Agus Cahyo

“Terkait payment sistem kami menggandeng Maybank. Jika konsumen mau membeli nanti bisa memilih lewat aplikasi dan nanti akan muncul QRIS. Setelah melakukan pembayaran, loker akan terbuka,” terang Agus Cahyo, Ketua Tim Kedaireka, saat diwawancara (23/11/22).

Loker SIEGA ini juga nantinya akan dibuat versi kedua dan ketiga. Pada versi kedua loker SIEGA akan mendeteksi atau menyensor saat ada orang di depan loker. Versi kedua ini nantinya akan dikemas dengan basis Artificial Intelligence (AI) yang akan menyapa pembeli. Versi ketiga loker ini akan ada pengimplementasian terkait tempat untuk makanan yang hangat dan dingin.

Penandatanganan MoU

“Loker akan mendeteksi kalau ada orang di depannya dan akan memberikan sapaan –selamat pagi dan selamat berbelanja di loker kewirausahaan–,” lanjut Cahyo.

Matching Fund Kedaireka ini juga ikut melibatkan mahasiswa yang ada di program studi Sistem Informasi, E-Commerce,Game Technology, dan Akuntansi dan Sistem Informasi (SIEGA). Dalam penelitian ini juga melibatkan 15 mahasiswa aktif yang terdiri dari berbagai konsentrasi yaitu Sistem Informasi (3), E-Commerce (3), Game Technology (2), dan Akuntansi + Sistem Informasi (7) dalam skema MBKM untuk terlibat dalam segala aktivitas serta pengembangan loker kewirausahaan.

Loker SIEGAAUTOBOX ini diproduksi sebanyak 4 buah loker, (1) Unika Soegijapranata dan (3) sekolah mitra yakni SMA Theresiana 1 Semarang, SMK Nusaputera Semarang dan SMA Kolese Loyola Semarang. Rabu (23/11/22) sekaligus penandatanganan MoU SIEGA Unika Soegijapranata dengan ketiga sekolah tersebut. 

[Humas Unika Soegijapranata/Kris]

Berita terkait :
Loker Kewirausahaan Berbasis IoT dan QRIS Minimalkan Kontak Fisik, Begini Caranya
Facebook
Twitter
LinkedIn
Email
WhatsApp
Kategori

Share:

More Posts

Send Us A Message