
Soegijapranata Catholic University (SCU) menerima undangan Duta Besar Prancis untuk Indonesia, Fabien Penone untuk mendiskusikan tindak lanjut sekaligus peluang kerja sama lanjutan antara kampus dengan Prancis. Undangan tersebut disambut baik Rektor SCU, Ir. Robertus Setiawan Aji Nugroho, S.T., M.Comp.IT., Ph.D. dan Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama SCU, Dr. dr. Gregorius Yoga Panji Asmara, S.H., M.H. Mereka berdiskusi di Pasren Garden Resto Semarang, Kamis (8/10).
Rekam Jejak Kerja Sama
Pembahasan mengarah pada riset bersama yang menggandeng École Nationale Supérieure d’Architecture de Paris-La Villette (ENSAPLV) Prancis yang berfokus pada kajian tentang kampung bersejarah di Kota Semarang. Riset yang telah memasuki tahun kedua ini didukung kedua negara melalui skema PHC Nusantara, program kerja sama bilateral Indonesia-Prancis di bidang sains, teknologi, dan riset.
Beberapa waktu lalu, International Research Workshop diselenggarakan pada 6-16 September 2026 sebagai rangkaian kerja sama riset dengan melibatkan kurang lebih 30 mahasiswa dan dosen dari kedua negara. Luaran workshop yakni pameran yang menunjukkan hasil kajian 4 kampung bersejarah di sekitar Kali Semarang: Kranggan; Sekayu; Bustaman; Melayu. Pameran diselenggarakan di Secret Rack Society pada 15–29 September 2026 dan Gedung Henricus Constant, Kampus 1 SCU Bendan, pada 29 September–1 Oktober 2026.
Adapun kajian yang dilakukan melalui: pemetaan; observasi; fotografi; videografi; interaksi langsung dengan masyarakat setempat, guna mengamati karakter dan kehidupan kampung di sana. “Peserta membuat pameran dari hasil pemetaan dan mereka menggambar selama seminggu,” kata Robertus.
Lebih lanjut, temuan workshop juga berpotensi dibahas lebih lanjut bersama mahasiswa untuk dikembangkan menjadi tugas akhir. Selain itu, SCU dan Prancis juga menjajaki keterkaitan kerja sama riset dengan program International Graduate Program (IUP), termasuk peluang dukungan beasiswa dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Sejalan dengan itu, Fabien menilai lokasi perguruan tinggi yang ada di Kota Semarang membuka peluang kerja sama lebih luas. “Karena Semarang menjadi prioritas kami di Jawa Tengah,” katanya.
Pertukaran Budaya
Bukan pertama kalinya, pertemuan Faben dengan SCU sebelumnya pernah dilakukan pada September 2025 dengan agenda serupa. “Kami senang mengembangkan kerja sama ini di masa depan,” tuturnya.
Kali ini, kunjungannya sekaligus dalam rangka peluncuran program Résidence Rimbaud. Berlangsung pada September-November 2026, program pertukaran sastra dan budaya antara Indonesia dan Prancis diinisiasi Kedubes Prancis di Indonesia; Institut français d’Indonésie (IFI); Pemkot Semarang; didukung Alliance Française Semarang dan Cité internationale de la langue française.









