Diskusi Bulanan Teknik Sipil SCU Dampak Digitalisasi pada Proyek Konstruksi, Soroti Peran Penggunaan AI 

Program Studi Teknik Sipil Soegijapranata Catholic University (SCU) melalui Keluarga Mahasiswa Teknik Sipil (KMTS) menggelar Diskusi Bulanan Teknik Sipil “Technocontractor: Elevating Construction Services in the Digital Era.”  Direktur  CV. Surya Optima Nusantara (SON Contractor). Marcellino Jason S.T, M.T., diskusi diselenggarakan secara daring pada Senin (19/10).

Digitalisasi dalam Proyek Konstruksi

Forum ini membahas penerapan teknologi digital dalam pengelolaan proyek konstruksi guna mendukung efisiensi kerja; perencanaan; transparansi. Mahasiswa pun memperoleh wawasan mengenai perkembangan teknologi pada industri konstruksi berikut penerapannya dalam praktik profesional.

Marcellino menguraikan 6 aspek digitalisasi konstruksi: pemodelan desain melalui Building Information Modeling (BIM); estimasi biaya berbasis data; pengadaan material digital; pemantauan pekerjaan lapangan; pengelolaan keuangan secara real-time; layanan. Keenamnya membantu kontraktor mengintegrasikan: informasi desain; memperbarui acuan harga material; memantau progres pekerjaan; menyajikan rincian biaya proyek secara transparan.

Bersamaan dengan itu, Marcellino turut menjelaskan penerapan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang mesti dibarengi dengan validasi data. “Penerapan AI tetap perlu didasarkan dengan data yang valid oleh tenaga ahli, terutama penghitungan teknik dan perpajakan, ” jelasnya.

Pemanfaatan Media Sosial dalam Mendukung Branding Digital

Marcellino mengatakan bahwa pihaknya juga memanfaatkan media sosial, seperti Instagram, untuk memperkuat branding. Hal yang sama juga dilakukannya dengan akun berbeda guna mengembangkan bisnis konstruksinya. Akun perusahaan digunakan untuk memperkenalkan profil dan layanan SON Contractor, sementara akun pribadi menampilkan konten seputar dunia konstruksi untuk membangun citra profesionalnya.

Keduanya menjadi sarana untuk memperluas jangkauan, memperkuat citra perusahaan dan profesional, serta menjaring calon konsumen. “Lewat media sosial, kita bisa memperkenalkan usaha dan membangun kepercayaan calon konsumen, sehingga mereka lebih mengenal layanan yang ditawarkan, ” ujar Marcellino.

Picture of Humas

Humas