FTP SCU Pamerkan Hasil Riset Pengurangan Mikroplastik pada Air Minum dalam Forum Internasional di Taiwan

Tim Peneliti Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Soegijapranata Catholic University (SCU) memamerkan riset untuk mengurangi kontaminasi mikroplastik pada air minum. Riset tersebut dipamerkan dalam Taiwan International Water Week (TIWW) 2026 di Taipei Nangang Exhibition Center, Taiwan pada 14-16 Oktober 2026. Dalam kegiatan tersebut, FTP SCU berpartisipasi sebagai co-exhibitor dari Center for Environmental Toxin and Emerging-Contaminant Research (CENTER), Cheng Shiu University (CSU), Taiwan.

Penelitian merupakan pengembangan riset bidang keamanan dan integritas pangan yang dilakukan tim peneliti dosen: Dr. Inneke Hantoro, S.T.P., M.Sc.; Mellia Harumi, S.Si., M.Sc.; Ir. Gelbert Jethro Sanyoto, S.T., M.T.; Dr. Bernadeta Soedarini, S.T.P., M.P.; serta mahasiswa: Eleonora Adesti dan Deo Emanuel.

Taiwan International Water Week 2026

Keikutsertaan dalam TIWW menurut keterangan Mellia menjadi kesempatan pihaknya untuk memperkenalkan profil fakultas berikut bidang keilmuan, kepakar, hingga penelitian. Selaras dengan forum tersebut, fokus pengenalan pun diarahkan pada teknologi dan pengelolaan air minum,

“Menjadi kesempatan bagi kami untuk memperkenalkan kontribusi penelitian fakultas dalam bidang pangan, khususnya yang berkaitan dengan keamanan pangan dan lingkungan. Mendukung peluang untuk sekaligus memperluas wawasan serta jejaring internasional,” ungkap Mellia.

Rangkaian Riset Lanjutan

Lebih lanjut, Mellia berharap penelitiannya dapat menjawab tantangan pengurangan mikroplastik. Penelitian tersebut memanfaatkan silika berpori yang permukaannya telah dimodifikasi dengan 3-Aminopropyltriethoxysilane (APTES) untuk menyerap mikroplastik dalam kurun waktu 24 jam. Namun demikian, penelitian lebih lanjut perlu dilakukan mengingat pengujian masih terbatas pada model air minum. “Risetnya masih berjalan, namun sebagian datanya sudah dipublikasikan. Kajian ini merupakan rangkaian roadmap penelitian untuk Rumpun Keamanan dan Integritas Pangan di FTP SCU,” jelas Mellia.

Lebih dari itu, Mellia mengatakan bahwa penelitian lanjutan akan diarahkan pada pengembangan bahan penyerap yang lebih efektif berikut kajian penerapannya. “Sejauh ini kemampuan silika berpori optimal dalam mengurangi mikroplastik jenis polietilena (PE) pada model air minum,” terangnya.

Picture of Humas

Humas