SCU dan Diskominfo Kota Semarang Gelar Workshop Fotografi Bertema Foto yang Bercerita Dibingkai Digital Creative dan AI

Soegijapranata Catholic University (SCU) bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Semarang menyelenggarakan Workshop Fotografi bertajuk “Foto Bercerita di Bingkai Digital Creative dan AI” sebagai bagian dari program Semarang Digital Kreatif (SDK) Journey to Campus. Kegiatan yang berlangsung di Teater Thomas Aquinas, Kampus 1 SCU Bendan pada 18 Juni 2026 ini menjadi wadah pengembangan literasi digital dan kreativitas generasi muda di tengah pesatnya perkembangan teknologi.

Workshop ini menghadirkan dua narasumber yang berpengalaman di bidang fotografi dan komunikasi visual, yaitu Noor Eva dan Soetomo. Melalui kegiatan ini, peserta diajak memahami bagaimana fotografi tidak hanya berfungsi sebagai media dokumentasi, tetapi juga sebagai sarana membangun narasi visual yang kuat, kreatif, dan relevan dengan perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence atau AI).

Dalam sambutannya saat membuka acara, Ketua Pusat Pengembangan Kepribadian Mahasiswa SCU, Basilius Oda Sanjaya, S.Psi., M.Si., menyampaikan harapannya agar kolaborasi antara SCU dan Pemerintah Kota Semarang dapat terus berkembang dan memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat. “Saya berharap kerja sama dengan Pemerintah Kota Semarang, khususnya Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian serta Dinas Lingkungan Hidup, semakin bertumbuh. SCU ingin talenta muda semakin berkontribusi bagi pengembangan Kota Semarang,” ujarnya.

Lebih lanjut, Basilius menekankan bahwa fotografi memiliki peran penting sebagai media edukasi dan inspirasi bagi masyarakat. Menurutnya, sebuah foto tidak hanya dinilai dari sisi estetika, tetapi juga dari kemampuannya menyampaikan pesan dan membangun kepedulian sosial.

“Melalui lomba dan workshop fotografi ini, saya berharap orang muda dapat menggunakan cerita dalam foto untuk mengedukasi bahkan menginspirasi orang lain. Sehingga masyarakat tidak sekadar melihat estetika dan detail di dalam bingkai, tetapi juga tergugah kepeduliannya terhadap realitas sosial dan lingkungan, lalu terinspirasi untuk melakukan perubahan positif,” tambahnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya tanggung jawab etis dalam praktik fotografi, khususnya dalam menentukan sudut pandang atau angle yang digunakan dalam sebuah karya visual.

“Perspektif dalam fotografi dapat menjadi pisau bermata dua. Di satu sisi, ia dapat membantu orang menyadari detail kisah yang selama ini terabaikan. Namun di sisi lain, perspektif juga dapat digunakan untuk memanipulasi cerita atau menyudutkan pihak tertentu. Karena itu, gunakanlah lensa secara bijak. Jika ingin berpihak, berpihaklah kepada mereka yang lemah, miskin, tersingkir, penyandang disabilitas, dan para korban. Tangkaplah gambar yang dapat membantu orang lain, bukan demi kepentingan yang egois ataupun semena-mena,” tegasnya.

Program Semarang Digital Kreatif Journey to Campus merupakan bentuk kolaborasi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam memperkuat kompetensi digital mahasiswa. Melalui workshop ini, peserta memperoleh wawasan mengenai teknik fotografi, penyusunan cerita visual, hingga pemanfaatan teknologi AI dalam mendukung proses kreatif di era digital.

Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi SCU, Adrianus Bintang Hanto Nugroho, S.E., M.A., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen program studi dalam menghadirkan pengalaman belajar yang relevan dengan kebutuhan industri saat ini.

“Kegiatan ini merupakan wujud komitmen Program Studi Ilmu Komunikasi SCU dalam menghadirkan pengalaman belajar yang tidak hanya berbasis teori, tetapi juga memberikan ruang praktik yang relevan dengan perkembangan industri kreatif digital. Melalui kolaborasi dengan Diskominfo Kota Semarang, mahasiswa dapat memahami bagaimana fotografi, storytelling visual, dan pemanfaatan teknologi AI menjadi keterampilan yang semakin dibutuhkan di era komunikasi digital saat ini. Kami berharap workshop ini mampu memperluas wawasan peserta sekaligus mendorong lahirnya karya-karya kreatif yang memiliki nilai informatif, estetis, dan berdampak bagi masyarakat,” ujarnya.

Selain menjadi sarana peningkatan kompetensi peserta, kegiatan ini juga merupakan bagian dari implementasi pembelajaran Mata Kuliah Event Organizer Management. Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi SCU terlibat secara langsung dalam proses perencanaan, koordinasi, hingga pelaksanaan kegiatan, sehingga memperoleh pengalaman praktis dalam mengelola sebuah acara profesional.

Melalui sinergi antara dunia pendidikan dan pemerintah daerah, workshop ini diharapkan dapat menciptakan pengalaman belajar yang aplikatif sekaligus mempersiapkan mahasiswa menjadi talenta kreatif yang adaptif, inovatif, dan siap menghadapi tantangan industri digital di masa depan.

Picture of Humas

Humas