LPM SCU Teguhkan Budaya Mutu melalui PPEPP untuk Dukung Akreditasi Unggul dan Peningkatan Mutu Berkelanjutan

Sejumlah dekan, ketua dan sekretaris program studi, serta Gugus Penjaminan Mutu (GPM) dari berbagai fakultas dan program studi di SCU mengikuti Pelaporan Monitoring, Evaluasi Mutu Fakultas dan Program Studi, serta Hasil Audit Mutu Internal (AMI) Periode 2025–2026 gelaran Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) di Mini Theater Albertus, Kampus 1 SCU Bendan, Kamis (16/7). Mengusung tema “Menghidupi Budaya Mutu melalui PPEPP untuk Mendukung Akreditasi Unggul dan Peningkatan Mutu Berkelanjutan,” forum ini mengevaluasi sekaligus memperkuat implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di lingkungan SCU.

Selain memaparkan hasil AMI, LPM SCU juga menyosialisasikan pelaksanaan monitoring implementasi Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP) dalam mempersiapkan akreditasi. Namun demikian, Ketua Pusat AMI SCU, dr. Maya Yanuarty, M.Biomed., menjelaskan forum ini juga bertujuan untuk memperkuat budaya mutu secara berkelanjutan melalui implementasi SPMI yang lebih terintegrasi.

“Kami menyosialisasikan monitoring PPEPP, terutama untuk persiapan akreditasi perguruan tinggi. Namun, terlepas dari akreditasi, kami juga ingin memperkuat mutu internal melalui pendokumentasian kegiatan PPEPP agar lebih terintegrasi dan mudah diakses,” jelas dr. Maya.

Sejalan dengan itu, pihaknya telah membangun sistem dokumentasi terintegrasi yang dapat dimanfaatkan seluruh program studi dan fakultas, khususnya bagi mereka yang menghadapi proses akreditasi berikutnya. “Harapannya, kalau setiap kegiatan sudah langsung didokumentasikan di sistem ini, maka ketika ada kebutuhan akreditasi, baik institusi maupun program studi, seluruh dokumen sudah tersedia sehingga prosesnya menjadi jauh lebih mudah,” tandasnya.

Adanya sistem ini pun bertujuan dapat mengintegrasikan implementasi siklus PPEPP yang telah dijalankan oleh masing-masing program studi dan fakultas. “Selama ini dokumentasi PPEPP masih cenderung terpencar. Karena itu, LPM membuat sistem agar setiap unit dapat mengunggah dokumen-dokumennya ke satu tempat. Ketika nanti dibutuhkan, kami tinggal mengambilnya,” ujar dr. Maya.

Dalam kesempatan ini, diluncurkan pula AMI Excellence Award, penghargaan yang untuk pertama kalinya diberikan kepada 3 fakultas dan program studi dengan capaian hasil AMI terbaik. Pendekatan kompetitif ini diharapkan dr. Maya mampu mendorong peningkatan kualitas implementasi budaya mutu. Ia pun menambahkan bahwa penghargaan tersebut direncanakan menjadi agenda tahunan LPM.

“Dari hasil AMI kami membuat sistem penilaian, kemudian unit dengan nilai tertinggi kami berikan penghargaan berupa piala bergilir. Harapannya, seluruh unit semakin termotivasi untuk terus meningkatkan hasil AMI pada periode berikutnya sehingga budaya mutu di SCU semakin kuat,” tegasnya.

Picture of Humas

Humas