
Soegijapranata Catholic University (SCU) memperkuat kerja sama dengan United Board for Christian Higher Education in Asia atau United Board (UB). Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan UB ke Kampus 1 SCU Bendan yang disambut jajaran rektorat bersama dekanat dari berbagai fakultas pada Rabu (11/9).
Kunjungan dan Diskusi
Diskusi pun dilakukan di Lib Cafe, Gedung Thomas Aquinas untuk mengidentifikasi peluang pengembangan kerja sama dengan perguruan tinggi se-Asia di bawah naungan UB. Hal ini menurut Rektor SCU, Ir. Robertus Setiawan Aji Nugroho, S.T, MCompIT, Ph.D penting mengingat kerja sama yang telah terjalin lebih dari dua dekade.
SCU pun rutin aktif terlibat dalam berbagai program yang diinisiasi UB, khususnya pengembangan kapabilitas. “Berbagai program yang mempertemukan SCU dengan berbagai perguruan tinggi Asia dalam jejaring UB menjadi awal semakin banyaknya kerja sama yang mendukung ke depan,” tutur Robertus.
Sejalan dengan itu, President of UB, Dr. Pareena G. Lawrence, Ph.D menyebutkan pihaknya menekankan pentingnya mempertahankan peran perguruan tinggi dalam membentuk karakter, nilai, dan kepedulian. Hal ini tentunya dapat mengesampingkan pengembangan intelektual. “Perguruan tinggi mesti berorientasi ada nilai dan bertanggung jawab memastikan pendidikan dapat bermanfaat yang luas bagi masyarakat,” tegasnya.
Pengembangan Pendidikan
UB sendiri merupakan organisasi yang berbasis di Amerika Serikat yang berfokus pada pengembangan pendidikan tinggi Kristen di Asia. Berdiri sejak 1922, UB kini memiliki jaringan 250 institusi mitra di 27 negara. Jejaring tersebut diharapkan dapat membuka kesempatan setiap perguruan tinggi untuk saling bertukar pengalaman dan mengembangkan kerja sama lanjutan.
Programnya berfokus pada pengembangan kepemimpinan di kalangan sivitas akademika kampus, penguatan inovasi, serta dukungan terhadap pembelajaran. Hal ini menurut Dr. Pareena menjadi semakin penting mengingat perguruan tinggi mesti menghadapi perubahan demografi; kebijakan, hingga; teknologi, termasuk perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).
Selain Dr. Pareena, adapun perwakilan UB lainnya: Dr. Hope Antone (Program Director of Faculty Development); Dr. Marcia France (Senior Consultant), dan; Dr. Anita Tiphagne (Consultant, Program Officer, Partnerships and Alumni Network). Pertemuan tersebut diharapkan membuka ruang bagi penguatan kerja sama SCU dan UB, baik melalui pengembangan kapasitas sivitas akademika maupun kolaborasi dengan jejaring perguruan tinggi di Asia.









