Persiapkan Reakreditasi Universitas, LPM SCU Dampingi Monitoring dan Evaluasi Implementasi PPEPP Fakultas dan Program Studi

Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Soegijapranata Catholic University (SCU) memberikan pendampingan kepada sejumlah dekan, ketua dan sekretaris program studi, hingga Gugus Penjaminan Mutu (GPM) dari berbagai fakultas dan program studi di SCU. Dikemas dalam Camp Monitoring dan Evaluasi Dokumen PPEPP Fakultas dan Program Studi, forum tersebut berlangsung di Gedung Mikael, Kampus 1 SCU Bendan pada Selasa (28/7).

Pendampingan bertujuan untuk menguatkan implementasi Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) melalui pelaksanaan Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan (PPEPP). Selain itu, pendampingan juga bertujuan untuk mendukung persiapan reakreditasi universitas.

Dalam mendukung hal tersebut, Ketua Pusat SPMI SCU, Ir. I.M. Tri Hesti Mulyani, M.T. menjelaskan bahwa luaran pendampingan ini merupakan dokumentasi implementasi SPMI, khususnya melalui PPEPP, selama 5 tahun terakhir. Adapun fokusnya ada pada 4 bidang, yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang terangkum dalam Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta kemahasiswaan.

“Perlu ditunjukkan bagaimana sistem penjaminan mutu dilakukan seluruh fakultas dan program studi. Kami sedang proses menyusun dokumen tersebut, untuk menceritakan bagaimana penerapannya di SCU,” tuturnya.

Upaya Membangun Budaya Mutu

Lebih dari itu, Kepala Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) SCU, Stefani Lily Indarto, S.E., M.M., Ak. C.A., C.P.A., menegaskan bahwa monitoring dan evaluasi yang dilakukan merupakan wujud pihaknya dalam menghidupi peningkatan mutu yang berkelanjutan. “Ini adalah upaya dalam membangun budaya mutu, agar tata kelola universitas semakin membaik dan membaik ke depannya,” tegasnya. Hal ini pun sejalan dengan SPMI Berdampak, yakni penjaminan mutu yang dapat menunjukkan hasil dan peningkatan secara terukur.

Maka dari itu, Lily, sapaan akrabnya, menyebutkan bahwa pendampingan ini juga menjadi upaya dalam mendukung penjaminan mutu sebagai proses yang berlangsung secara kontinyu dan berkelanjutan. Hal ini salah satunya diwujudkan dengan hadirnya GPM di tingkat fakultas dan prodi sebagai perpanjangan LPM dalam melakukan monitoring, evaluasi, hingga menindaklanjuti hasil evaluasi.

“Ruang lingkupnya jadi tidak hanya terbatas pada Tri Dharma Perguruan Tinggi, melainkan juga dapat meliputi kepuasan mahasiswa dan pengguna lulusan, kerja sama, tata kelola, sarana dan prasarana, serta ketercapaian visi dan misi,” kata Lily. Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa luaran dokumentasi ini selanjutnya akan menjadi dasar pihaknya untuk melakukan analisis penjaminan mutu di tingkat universitas.

Picture of Humas

Humas