Setelah Bertanding di Asian Games 2026, Mahasiswa FHK SCU Raih Medali Perunggu dalam Ajang Karate Internasional di Jepang

Mahasiswa Fakultas Hukum dan Komunikasi (FHK) Soegijapranata Catholic University (SCU), Christopher Edbert Setiabudi berhasil meraih Medali Perunggu pada Nomor Individual Kata Male Senior dalam 11th Shitoryu Karatedo International Championships 2026. Kompetisi tersebut diselenggarakan di Yokohama Buntai, Jepang pada pada 25-27 September 2026. Christo, sapaan akrabnya, berhasil bersaing dengan 21 karateka dari 13 negara setelah dirinya berkesempatan bertanding dalam Asian Games 2026 lalu.

Sebelumnya, Christo berhasil melaju ke babak semifinal menghadapi Yasuhiro Machida, atlet peringkat dunia Yasuhiro Machida, karateka pemegang Ranking Dunia World Karate Federation (WKF) dari Jepang setelah mengalahkan Touré Moussa dari Pantai Gading. Meski belum berhasil mengalahkan Machida pada babak semifinal, Christo berhasil mengalahkan karateka dari Rusia dalam pertandingan memperebutkan medali perunggu.

Pertandingan

“Proses pertandingan yang sangat berarti karena mau tidak mau harus mampu bangkit setelah mengalami kekalahan di semifinal. Medali perunggu tentu patut disyukuri sambil terus memperbaiki teknik, fisik, mental maupun pengalaman bertanding ke depan,” kesan Christo.

Bagi Christo, Shitoryu bukanlah aliran karate yang asing. Ia sendiri telah menekuni aliran ini sejak masih bertanding pada tingkat junior. Bahkan, saat usianya masih 10 tahun, Christo pernah memenangkan suatu kejuaraan Shitoryu di Monterrey, Meksiko.

“Kejuaraan Shitoryu bukan sesuatu yang baru bagi saya. Hanya saja sekarang saya kembali bertanding di Level Senior Male Individual Kata, dengan persaingan yang tentunya jauh lebih tinggi dibandingkan ketika masih junior,” ungkapnya.

Target

Sebelumnya, Christo sempat bertanding pada Asian Games 2026 di negara yang sama. Walau berhasil menang pada pertandingan babak pertama, Christo harus dipaksa mengalah oleh karateka juara dunia asal Jepang, Kakeru Nishiyama pada perempat final.

Namun demikian, pengalamannya mewakili Indonesia dalam Asian Games 2026 secara tidak langsung turut membantunya dalam mempersiapkan ajang berikutnya. “Walaupun hasilnya belum sesuai dengan target, saya tetap bersyukur karena bisa mendapatkan pengalaman bertanding di panggung sebesar Asian Games,” kesannya.

Saat ini, Christo tengah mempersiapkan diri untuk ajang karate berikutnya, khususnya tingkat internasional. Salah satu targetnya yakni menjadi karateka pemegang ranking dunia dan meraih medali emas pada SEA Games 2027 mendatang.

Picture of Humas

Humas