
Tim mahasiswa Soegijapranata Catholic University (SCU) berhasil menciptakan sistem untuk mengidentifikasi jenis sampah guna mendukung proses pengelolaan sekaligus mendorong perilaku pilah sampah. Sistem bernama Smart Recycling Station (SRS) tersebut diciptakan Mahasiswa Program Studi Sistem Informasi (SI): Jolanda Aurelia Susanto; Josephine Cornelie K; Theodora Trixie S.
Inovasi tersebut berhasil meraih Juara 1 Idea Business Competition ISPHORIA 2026. Kompetisi diselenggarakan Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Sistem Informasi dan Fakultas Teknologi Informasi (FTI) Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga. Tim pun berhasil bersaing dengan kurang lebih 30 perguruan tinggi dan berkesempatan membagikan inovasinya di Kampus FTI UKSW pada 1-3 September 2026 setelah mengikuti rangkaian perlombaan pada 1 Juli – 24 Agustus 2026.
Gagasan Inovasi
Sistem ini diarahkan untuk dipasang di tempat sampah minimarket hingga supermarket untuk mengidentifikasi jenis sampah yang dibuang di sana secara realtime. Dari sana, akan muncul semacam barcode yang dapat di-scan pembuang sampah untuk mendapatkan poin dengan jumlah tertentu. Poin yang terkumpul dalam jumlah tertentu dapat ditukarkan dengan barang-barang yang dijual di minimarket atau supermarket mitra. “Sampah plastik yang berhasil diidentifikasi dan dikumpulkan nantinya bakal diolah kembali oleh mitra industri maupun pemerintah menjadi produk siap pakai yang dapat dijual kembali,” jelas Theodora yang merupakan Alumna SMA PL Van Lith Muntilan tersebut.
Gagasan ini menurut keterangan Josephine berangkat dari tingginya jumlah sampah di Indonesia yang masih belum terkelola dengan baik dengan proses yang juga belum optimal. “Kami melihat pendidikan tentang pilah sampah juga belum cukup, perlu untuk mengemasnya menjadi lebih menarik bagi masyarakat,” jelas Alumna SMA Regina Pacis Surakarta tersebut. Hal yang sama juga disampaikan rekan satu timnya, Jolanda. “Gagasan kami ini lahir dari keinginan untuk mendorong masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya memilah sampah secara bijak, khususnya sampah plastik,” tambah Alumna SMA Kristen YSKI Semarang tersebut.
Mereka pun berharap baik industri maupun pemerintah dapat memanfaatkan data SRS untuk mendukung program pengelolaan sampah yang lebih berkelanjutan. Saat ini, ketiganya tengah bersiap untuk mengikuti kompetisi studi kasus bisnis yang akan diselenggarakan Blu by BCA Digital pada Oktober 2026 mendatang.









