
Soegijapranata Catholic University (SCU) menyelenggarakan Misa Pisah Sambut Kepala Reksa Pastoral Kampus pada Senin (10/8) di Kapel St. Ignatius, Kampus 1 Bendan. Misa ini menjadi momentum pergantian kepemimpinan Reksa Pastoral Kampus (Campus Ministry) dari Rm. Sebastianus Prasetya Aditama Nagara, Pr., kepada Rm. Albertus Lilik Kurniawan, Pr.
Refleksi Pelayanan
Dalam homilinya, Rm. Prasetya merefleksikan perjalanan pelayanannya di SCU yang dimulai pada 2022 lalu. Ia terlibat dalam pendampingan mahasiswa penerima Beasiswa Paroki (Bespar) serta pelayanan melalui Campus Ministry (CM). “Bespar Bukan hanya khusus untuk mahasiswa yang terbatas secara ekonomi, melainkan yang aktif dalam kegiatan Gereja dan memperoleh rekomendasi dari romo parokinya,” ungkapnya.
Selama berkarya, Rm. Prasetya menemukan semangat pelayanan karena kedekatannya dengan mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan. Selama 4 tahun, interaksi dan kedekatan dengan mereka telah membentuk ikatan yang ia rasakan seperti keluarga di SCU. “Empat tahun ini meninggalkan kesan yang begitu mendalam. Saya tidak menyangka masa pengabdian ini justru menyalakan kembali semangat pelayanan yang sempat hampir padam,” ungkapnya.
Dalam sambutannya, Rektor SCU, Ir. Robertus Setiawan Aji Nugroho, S.T., M.Comp.IT., Ph.D., mengapresiasi berbagai capaian Rm. Prasetya selama memimpin pelayanan pastoral kampus. “Pelayanan yang telah dilakukan oleh Rm. Prasetya telah menjangkau lebih dari 10.000 orang, apabila dihitung dari mahasiswa, dosen, tenaga kependidikan, hingga keluarga yang turut terlibat. Harapan agar pastoran selalu ramai oleh mahasiswa kini justru terlampaui,” ujarnya. Menurutnya, hal tersebut sejalan dengan harapan pemimpin pastoral kampus sebelumnya agar pastoran kampus selalu dipenuhi kehadiran mahasiswa.
Keberlanjutan Pastoral Kampus
Salah satunya melalui kunjungan ke berbagai paroki di sejumlah daerah untuk memperkenalkan SCU kepada masyarakat. “Usaha Rm. Prasetya untuk tidak pernah lelah mendatangi paroki-paroki di daerah hasilnya terlihat jelas. Tidak sedikit pelajar dari paroki-paroki tersebut akhirnya memutuskan untuk menempuh studi di SCU,” ujar Robertus.
Bersamaan dengan itu, Rm. Prasetya juga aktif melakukan kunjungan ke berbagai sekolah negeri, khususnya SMA/K untuk tujuan serupa. Hal ini pun turut mendapatkan apresiasi juga dari Robertus. “Saya sangat menghargai langkah yang dilakukan oleh Rm. Prasetya dengan melakukan kunjungan ke sekolah negeri,” ungkap Robertus.
Misa ini sekaligus menjadi momentum reflektif bagi keluarga besar SCU sekaligus menandai keberlanjutan pelayanan pastoral kampus. Pergantian kepemimpinan diharapkan membawa kesinambungan sekaligus semangat baru dalam pendampingan iman mahasiswa, dosen, dan tenaga kependidikan.









