
Program Studi Teknik Elektro Soegijapranata Catholic University (SCU) menyelenggarakan Grand Final Arduinovation dan Elektromatika pada Kamis, 6 Agustus 2026. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Agnes Widanti, Kampus 1 SCU Bendan, ini diikuti oleh siswa-siswi SMA/K se-Pulau Jawa. Arduinovation diikuti 27 tim, sedangkan Elektromatika diikuti 13 peserta individu.
Menciptakan Inovasi Teknologi
Dosen Program Studi Teknik Elektro SCU, Arifin Wibisono, S.T., M.T., IPM., mengatakan Arduinovation menjadi ruang kolaborasi bagi pelajar untuk menjawab permasalahan dan tantangan di lingkungan sekitarnya dengan menciptakan alat yang memanfaatkan teknologi terkini.
Hal ini pun menurutnya sejalan dengan tema yang diusung, “Inovasi Teknologi untuk Kemajuan Indonesia.” Lebih lanjut, ia pun menilai para siswa mestinya peka terhadap permasalahan yang mereka temui dalam kehidupan sehari-hari.
“Para pelajar harusnya tidak hanya menjadi pengguna teknologi, melainkan berpotensi untuk melihat berbagai persoalan sekitar dan menciptakan serta mengembangkan solusi untuk menjawab masalah tersebut,” kata Arifin. Adapun beberapa inovasi yang dikembangkan antara lain pengelolaan sampah, efisiensi energi, hingga pertanian lokal.
Kompetisi ini dimenangkan oleh SMA Kolese Loyola Semarang yang menciptakan alat penerjemah bahasa isyarat. Juara kedua disusul SMKN 1 Semarang dan SMAN 3 Magelang.
Mengasah Logika dan Penalaran Matematis
Berbeda dengan Arduinovation, Elektromatika mengajak siswa untuk mengasah kemampuan bernalar, ketajaman analisis, serta keterampilan memecahkan persoalan matematis. Mengusung tema “Unlock the Potential of Every Variable,” kompetisi ini menantang para siswa menyelesaikan berbagai soal matematika dalam waktu 1,5 jam. Adapun materi yang diujikan meliputi aljabar, kombinatorika, geometri, hingga teori bilangan.
Juara 1 dan 2 kompetisi ini diraihkan Lim Jovan Valencio dan Jevon Christian Sutrisno dari SMA Karangturi Semarang, disusul Eduardus Peter Kristian dari SMA Sedes Sapientiae Semarang. Selain itu, adapula Juara Favorit yang diraih SMA Kolese Loyola Semarang dan SMK Telkom Sidoarjo.
Arduinovation dan Elektromatika
Walau baru pertama kali diselenggarakan, Arifin menuturkan pihaknya berencana menjadi kedua kompetisi sebagai agenda tahunan program studi. Pihaknya ingin menghadirkan wadah siswa mengembangkan kemampuan logika dan matematika berikut penerapannya dalam memberikan dampak bagi masyarakat.
Arifin pun berharap kompetisi ini dapat menumbuhkan minat terhadap sains dan teknologi sejak dini. Lebih dari itu, juga mendorong pelajar untuk berani berinovasi dan mengembangkan kreativitas.
“Kompetisi ini saya harap bisa jadi wadah bagi pelajar yang punya potensi di bidang Teknik Elektro, supaya bakat yang mereka miliki tidak berhenti begitu saja. Kami ingin memantik rasa ingin tahu terhadap sains dan teknologi sejak dini, sekaligus memberikan ruang bagi mereka untuk berani mencoba hal baru dan mengasah kreativitas bersama Program Studi Teknik Elektro,” pungkasnya.









