
Suasana penuh syukur dan sukacita menyelimuti Kapel St. Ignatius Soegijapranata Catholic University (SCU) Bendan pada Selasa (4/8) saat keluarga besar SCU merayakan Misa Perdana Romo Dionisius Amadea Prajna Putra Mahardika, S.J. Perayaan Ekaristi ini menjadi istimewa bagi sivitas akademika, terlebih Romo Amadea merupakan putra dari Veronica Kusdiartini, S.E., M.Si, Dosen Program Studi Manajemen SCU.
Perayaan Ekaristi dipimpin oleh Romo Dionisius bersama Romo Sbastianus Prasetya Aditama Nagara, Pr. dan dihadiri oleh dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, keluarga, serta para sahabat yang bersama-sama mengucap syukur atas panggilan imamat yang diterima Romo Amadea. Kehangatan dan kebersamaan yang terbangun sepanjang perayaan mencerminkan nilai kekeluargaan yang terus dihidupi di lingkungan SCU.
Rayakan Misa Perdana
Dalam homilinya, Romo Amadea mengajak umat untuk belajar dari tiga sosok yang menjadi inspirasi dalam perjalanan panggilannya, yaitu Yesus Kristus, Santo Yohanes Maria Vianney, dan Mgr. Albertus Soegijapranata. Ketiganya menjadi teladan dalam menghadirkan kasih, pengabdian, dan keberanian untuk melayani sesama melalui iman yang diwujudkan dalam tindakan nyata.
Secara khusus, Romo Amadea menyoroti nilai-nilai yang diwariskan oleh Mgr. Soegijapranata sebagai patron SCU. Menurutnya, nilai-nilai tersebut menegaskan bahwa pendidikan bukan sekadar proses mentransfer pengetahuan, melainkan membentuk manusia yang kompeten, berkarakter, dan berakar pada kebudayaannya, sehingga mampu menghidupi iman dan ilmu demi melayani masyarakat, bangsa, bahkan dunia.
“Pendidikan adalah membentuk manusia untuk kompeten, berkarakter, dan berangkat pada kebudayaannya sehingga mampu melakukan iman serta ilmu bagi masyarakat, bangsa, dan dunia. Pendidikan yang kukuh inilah yang perlu terus diperjuangkan di kampus ini,” ungkapnya dalam homilinya.
Wujud Syukur atas Panggilan untuk Melayani
Ungkapan syukur juga disampaikan oleh kedua orang tua Romo Amadea. Dalam kesempatan tersebut, keluarga juga mengenang perjalanan panggilan Romo Amadea hingga akhirnya menerima tahbisan imamat dan memimpin Misa Perdana di hadapan keluarga, sivitas akademika, serta umat yang hadir. Mereka turut menyampaikan terima kasih kepada SCU yang telah memberikan kesempatan untuk menyelenggarakan Misa Perdana di Kapel St. Ignatius sebagai bagian dari sukacita bersama.
Rektor SCU, Ir. Robertus Setiawan Aji Nugroho, S.T., MComIT., Ph.D., turut menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas momen istimewa tersebut. Ia menilai kehadiran Romo Dionisius sebagai imam baru memiliki makna tersendiri karena berasal dari keluarga besar SCU, yakni putra dari salah satu dosen yang telah mengabdikan diri di universitas. “Momen ini menjadi sukacita bersama sekaligus pengingat bahwa lingkungan pendidikan juga dapat menjadi tempat bertumbuhnya panggilan untuk melayani Gereja dan masyarakat,” kata Robertus.









