Lebih dari 80% lulusan program sarjana (S1) Soegijapranata Catholic University (SCU) yang diwisuda pada Wisuda Periode I Tahun 2026, Sabtu (11/4) di Auditorium Agnes Widanti, Kampus 1 SCU Bendan, berhasil menyelesaikan studinya tepat waktu. Di samping itu, 17% lulusan dari program tersebut telah mendapatkan pekerjaan sebelum diwisuda, dengan masa tunggu 0,55 bulan selepas dinyatakan lulus. Bersama dengan program pascasarjana, total ada 523 lulusan yang diwisuda.
“Capaian ini semakin meyakinkan bahwa proses pembelajaran di SCU telah memberikan bekal yang sangat cukup untuk masa depan para lulusan. Kurikulum bukan hanya fokus pada akademis, melainkan juga membentuk karakter dan etika kerja,” jelas Plt. Rektor sekaligus Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni SCU, Prof. Dr. Berta Bekti Retnawati, S.E, M.Si dalam sambutan, mengacu pada survey yang dilakukan kepada wisudawan.
Menurutnya, capaian ini mungkin mengingat kampus sangat membuka luas kesempatan magang dengan banyak jejaring perusahaan. Pihaknya pun selalu memperbarui kurikulum secara kontekstual dengan pembelajaran praktik untuk memberikan gambaran bagi para lulusan mengenai dunia kerja. “Para lulusan juga disiapkan dengan pembelajaran mandiri yang sangat bermanfaat untuk dunia kerja. Suasana pembelajaran dibuat interaktif dengan adanya diskusi bersama para dosen, didukung dengan lingkungan yang suportif,” tegasnya.
Ia pun turut menyebutkan rata-rata gaji pertama wisudawan yang telah bekerja, yaitu Rp5,6 juta. “Mereka ada yang diterima di perusahaan nasional maupun multinasional. Beberapa contohnya seperti Nayati dan Artaboga. Ada juga yang berwirausaha,” tuturnya.
Pembagian 160 Bibit Tanaman
Wisuda periode ini sekaligus menjadi momen SCU untuk semakin menghidupi seruan menjaga bumi yang tertuang dalam Ensiklik Laudato Si’, melalui pemberian 160 bibit tanaman dari Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Jateng dan Dinas Pertanian Kota Semarang pada perwakilan wisudawan. “Kami mendapatkan dukungan dari Pemkot Semarang dan Pemprov Jateng untuk selalu menjadi kampus yang semakin ekologis atau green campus,” tambah Prof. Berta. Bersamaan dengan itu, pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) juga menjadi inovasi baru dalam wisuda kali ini.
Sama seperti wisuda sebelum-sebelumnya, SCU juga kembali memberikan anjuran untuk tidak mengirimkan papan/karangan bunga serta membudidayakan penggunaan tumbler/botol minum. “SCU punya komitmen untuk menjaga lingkungan, sehingga mengurangi sisa-sisa limbah yang tidak bermanfaat juga menjadi perhatian kami,” tuturnya.
Hal ini pun sejalan dengan komitmen salah satu fakultas di SCU, yaitu Fakultas Ilmu dan Teknologi Lingkungan (FITL), yang menurut keterangan Prof. Berta berkomitmen mencetak lulusan yang nantinya akan berpartisipasi dalam pembangunan berkelanjutan.









