
Program Studi Sistem Informasi (SI) serta Program Double Degree Akuntansi dan Sistem Informasi (AKSI) Soegijapranata Catholic University (SCU) meluncurkan 7 e-book karya 46 mahasiswa. Ketujuh e-book diterbitkan secara daring melalui Google Books dan dapat diakses melalui platform penulisan buku kembangan program studi, SIEGA E-Book: Collaborative EPUB Creation. Platform ini turut diperkenalkan dalam acara peluncuran e-book yang diselenggarakan pada Jumat, 15 Mei 2026 di Mini Teater Albertus, Kampus 1 SCU Bendan.
Secara umum, e-book membahas tentang pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam vibe coding, pendekatan kreatif dalam pengembangan teknologi dan pemrograman. Selain itu, ada pula e-book yang membahas tentang pemanfaatan AI dalam sinematografi.
Peluncuran ini e-book ini merupakan salah satu capaian pembelajaran dalam Mata Kuliah Penulisan Kreatif, sehingga rutin diselenggarakan sedikitnya sekali setiap tahun. Sejak 2020, penulisan e-book ini sekaligus menjadi upaya program studi dalam menghadirkan pembelajaran aplikatif dan menghasilkan luaran yang nyata.
Namun demikian, Dosen Pengampu Mata Kuliah, Prof. Dr. Ridwan Sanjaya, S.E, S.Kom, MS.IEC menjelaskan peluncuran kali ini berbeda mengingat hadrinya platform kolaborasi penulisan buku dalam proses pekerjaannya. “Yang membedakan tahun ini, mahasiswa memakai platform kolaborasi penulisan buku. Untuk seterusnya pun akan menggunakan platform ini ke depan,” katanya.
Tema-tema yang diangkat sangat erat kaitannya dengan teknologi dan literasi digital yang relevan dengan perkembangan zaman. “Tema-tema yang dipilih bukan hanya kekinian, tetapi juga mempertimbangkan kemampuan mahasiswa,” tambah Prof. Ridwan.
Lebih lanjut, semua e-book yang telah diluncurkan menurut keterangannya juga telah memperoleh Sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan selanjutnya akan diproses untuk mendapatkan ISBN. “Diproses sambil menunggu ISBN di Indonesia ada lagi, karena ketersediaannya sekarang sedang habis,” katanya di sela-sela peluncuran e-book.
Dalam acara tersebut, mahasiswa juga berkesempatan untuk merefleksikan pengalaman mereka selama menulis e-book. Mereka berikan waktu selama kurang lebih 2 bulan untuk menulis e-book dalam kelompok beranggotakan 5-6 orang. “Mereka (mahasiswa) menyampaikan kepuasannya atas pencapaian yang dinilai sepadan dengan usaha selama waktu tersebut,” kata Prof. Ridwan.
Masing-masing kelompok pun turut didampingi oleh seorang dosen pembimbing (dosbing). Adapun pendampingan dilakukan mulai dari penentuan topik, penyesuaian isi, pengelolaan referensi, hingga proses finalisasi penerbitan buku. Dengan begitu, mahasiswa tidak hanya belajar menulis dan menghasilkan e-book, melainkan dapat melatih softskill mereka dalam bekerja sama hingga manajemen waktu.









