Kunjungan IUP SCU ke 7 Perguruan Tinggi Taiwan Perluas Kesempatan Mobilitas Mahasiswa ke Luar Negeri

Kunjungan IUP SCU ke 7 Perguruan Tinggi Taiwan Perluas Kesempatan Mobilitas Mahasiswa ke Luar Negeri

International Undergraduate Program (IUP) Soegijapranata Catholic University (SCU) terus memperluas jejaring internasional bagi mahasiswanya. Komitmen ini ditunjukkan melalui kunjungannya ke tujuh perguruan tinggi di Taiwan pada 25–26 Februari 2026. Adapun ketujuh perguruan tinggi tersebut yakni Dayeh University, National United University (NUU), National Taichung University of Education (NTCU), National Taichung University of Science and Technology (NTCUST), Asia University (AU), Feng Chia University (FCU), dan National Pingtung University of Science and Technology (NPUST).

Adanya kunjungan ini menurut Direktur IUP SCU, Peter Ardhianto, S.Sn, M.Sn, Ph.D bertujuan untuk membuka sebanyak mungkin peluang kerja sama internasional, khususnya terkait mobilitas mahasiswa ke luar negeri. Menurut keterangannya, semakin banyak kampus mitra yang terjalin, semakin luas pula pilihan yang dapat diakses mahasiswa untuk mengembangkan studi dan karier mereka di tingkat global. Beberapa di antaranya bisa melalui studi lanjut, pertukaran pelajar, penelitian, hingga program magang internasional.

“Komitmen IUP SCU adalah membuka sebanyak mungkin opsi bagi mahasiswa Dengan begitu mereka memiliki banyak pilihan kampus yang sesuai dengan fokus studi maupun rencana karier masa depan mereka,” ujar Peter.

Pembahasan Kerja Sama

Dalam kunjungan tersebut, SCU menerima penawaran dari NUU yang memungkinkan mahasiswa melanjutkan studi S2 secara gratis di bidang teknik kimia (chemical engineering) dan teknik mesin (machine engineering) melalui skema beasiswa. Program tersebut didukung oleh mitra industri NUU, yang memungkinkan mahasiswa penerima beasiswa bisa langsung bekerja di perusahaan terkait setelah menyelesaikan studi dengan skema kontrak kerja sedikitnya selama 2 tahun. Selain itu, NUU juga menawarkan beasiswa reguler untuk program S2 dan S3 di berbagai bidang studi yang di universitas tersebut.

Kerja sama lain yang dibahas adalah dengan NTCUST yang membuka peluang program fast track berskema 3+1+1 bagi mahasiswa dengan latar belakang keilmuan ilmu komputer, bisnis, dan desain. Skema ini memungkinkan mahasiswa menyelesaikan studi S1 di SCU sebelum melanjutkan S2 di Taiwan lebih cepat.

Sementara itu, AU menawarkan sejumlah peluang kerja sama, antara lain Taiwan Experience Education Program (TEEP), peluang studi S3, serta pertukaran dosen antar perguruan tinggi. Peluang serupa juga dibahas dengan NTCU dan NPUST yang membuka kesempatan bagi untuk mengikuti program TEEP serta penjajakan riset bersama di bidang Artificial Intelligence (AI) dan desain. TEEP sendiri merupakan program riset internasional jangka pendek yang didukung Kementerian Pendidikan Taiwan.

Komitmen Perluasan Jejaring

Selain Taiwan, Peter menambahkan bahwa perluasan jejaring ini tidak hanya dilakukan di berbagai negara seperti Singapura, Inggris melalui kerja sama dengan Coventry University, Thailand, serta sejumlah negara lainnya. Ia pun  menegaskan bahwa berbagai kerja sama tersebut menjadi upaya pihaknya untuk memperkuat pengalaman internasional mahasiswa selama masa studi.

“Ini merupakan bagian dari fasilitas yang kami siapkan. Mahasiswa tetap diberikan kebebasan untuk memilih kampus mana yang paling sesuai dengan minat akademik maupun rencana karier mereka,” katanya.

Picture of Humas

Humas