DKV SCU Dorong Mahasiswa Rintis Jasa Desain Grafis, Ingatkan Peluang Bisnis di Tengah Gempuran AI

Mahasiswa Program Studi Desain Komunikasi Visual (DKV) Soegijapranata Catholic University (SCU) dibekali kiat dalam merintis bisnis freelance (pekerja lepas), khususnya jasa desain grafis. Mereka  berdiskusi bersama Yori Pusparani, S.Ds, M.Ds, Ph.D, Dosen Universitas Budi Luhur Jakarta dalam Forum Creative Sharing “Freelance Skills and How to Set The Design Price” di Uptown Mall Semarang, Jumat (22/5).

Dalam kesempatan tersebut, Yori membagikan wawasannya tentang dunia freelance desain grafis, khususnya terkait strategi penentuan harga jasa desain. Ia memperkenalkan dua pendekatan umum dalam menentukan harga jasa desain, yakni berdasarkan proses pengerjaan dan investasi kemampuan yang dimiliki desainer. Kedua pendekatan ini menurutnya dapat disesuaikan dengan pengalaman, proyek, dan kebutuhan. “Banyak mahasiswa DKV SCU yang tertarik bekerja sebagai seorang freelancer, namun masih mengalami kebingungan dalam menentukan nilai jasa desain mereka,” kata Yori.

Lebih lanjut, peluang berkarier sebagai freelancer jasa desain menurut Yori masih sangat relevan meskipun menghadapi gempuran penggunaan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI). Malahan, ia menilai bahwa hadirnya AI semestinya dapat dimanfaatkan para desainer untuk mempercepat proses kerja dan memperkaya referensi visual mereka.

Namun demikian, Yori menegaskan bahwa kreativitas yang dimiliki oleh para desainer tidak bisa sepenuhnya digantikan AI, mengingat kemampuan komunikasi untuk memahami kebutuhan pengguna jasa selalu menjadi yang utama dalam profesi ini. “AI hanya tools, sisanya tetap ditentukan oleh desainer. Jadi jangan sampai bergantung 100% pada AI,” tegasnya pada mahasiswa.

Sekprodi DKV SCU, Agnes Indah Suciani Kristanti, S.Ds, M.I.Kom, menjelaskan bahwa forum ini rutin diselenggarakan sebagai upaya dalam meningkatkan kompetensi mahasiswa dengan menghadirkan baik akademisi maupun praktisi dari luar kampus. “Ini seperti kuliah yang kami peruntukkan bagi mahasiswa seluruh angkatan sekaligus. Karena DKV itu ilmu yang sangat multidisiplin,” kata Agnes di sela-sela Creative Sharing.

Penyelenggaraan Creative Sharing kali ini menjadi salah satu Rangkaian Perayaan Dies Natalis ke-18 DKV SCU yang diselenggarakan di tempat yang sama pada 22-23 Mei 2026. Rangkaian perayaan juga menghadirkan workshop bersama mahasiswa dan alumni, pameran karya mahasiswa, konser dan pentas seni, serta kompetisi tingkat nasional seperti band dan film.

Pameran bertajuk “Paradays” memamerkan hampir 50 karya desain mahasiswa bukan hanya SCU, namun juga dari perguruan tinggi lain. Lebih dari 20 karya di antaranya merupakan garapan mahasiswa SCU, seperti desain karakter, tipografi, novel grafis, hingga film.

Perayaan Dies Natalis kali ini menurut Agnes menjadi momen bagi program studinya untuk memperluas jejaring dengan industri kreatif. “Kami ingin menunjukkan perkembangan desain yang telah dibuat oleh mahasiswa DKV SCU seperti apa. Harapannya bisa semakin menarik dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas antara mahasiswa dan pelaku industri kreatif,” harap Agnes.

Picture of Humas

Humas