Soegijapranata Catholic University (SCU) melalui Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPSDM) menyelenggarakan Career Formation sebagai bagian dari proses inisiasi bagi dosen dan tenaga kependidikan yang baru bergabung menjadi keluarga besar SCU. Kegiatan ini merupakan program rutin yang bertujuan untuk membekali para dosen dan tenaga kependidikan baru mengenal budaya, nilai, serta sistem kerja di lingkungan SCU sebagai langkah awal memasuki kehidupan profesional di kampus.
Kepala LPSDM SCU, Dr. Siswanto, M.Si., Psikolog, menjelaskan bahwa Career Formation merupakan proses pengenalan sekaligus penanda resmi bahwa para dosen dan tenaga kependidikan baru telah diterima sebagai bagian dari keluarga besar SCU. “Ini adalah inisiasi awal. Bagi mereka yang belum pernah berinteraksi dengan SCU sebelumnya, kegiatan ini membantu proses adaptasi, mengenal nilai-nilai, budaya kerja, dan arah institusi yang akan mereka jalani ke depan,” ungkapnya.
Pada tahun ini, Career Formation diikuti 13 peserta yang terdiri atas 9 dosen dan 4 tenaga kependidikan. Kegiatan diselenggarakan di Susteran Abdi Kristus Gedanganak, Kab. Semarang pada 26-27 Februari 2026 dan diisi dengan berbagai rangkaian materi, mulai dari pengenalan nilai-nilai Mgr. Albertus Soegijapranata, budaya organisasi, arah pengembangan institusi, hingga penjelasan mengenai jenjang karier dan peraturan kepegawaian bagi dosen maupun tenaga kependidikan.
Menurut Siswanto, terdapat penekanan baru dalam Career Formation tahun ini dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya, yakni pembekalan terkait pengelolaan keuangan pribadi. Materi ini diberikan sebagai respons terhadap fenomena yang kerap ditemui di kalangan profesional muda. “Kami melihat bahwa banyak pegawai dengan latar belakang pendidikan tinggi masih menghadapi persoalan pengelolaan keuangan. Karena itu, kami mulai membekali peserta dengan pemahaman dasar tentang manajemen keuangan yang selaras dengan nilai-nilai Kristiani, seperti hidup secukupnya dan berproses secara bertahap,” jelasnya.
Kegiatan ini juga dilengkapi dengan outbound yang bertujuan memperkuat ikatan antar peserta. Melalui aktivitas bersama, peserta diharapkan dapat membangun rasa kebersamaan, saling mengenal, dan lebih siap untuk terlibat aktif dalam berbagai kepanitiaan maupun tugas kolaboratif di lingkungan kampus. Proses ini sekaligus menjadi bagian dari pengembangan soft skills dan hard skills yang dibutuhkan dalam perjalanan karier mereka di SCU.
Sebagai tindak lanjut, LPSDM SCU akan melaksanakan program pendampingan atau mentoring bagi para peserta. Untuk dosen baru, pendampingan akan dilakukan bekerja sama dengan Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Pendidikan (LP3) SCU guna membantu adaptasi akademik, termasuk pengembangan Jabatan Akademik Dosen (JAD). Sementara itu, tenaga kependidikan baru akan mendapatkan pendampingan sesuai dengan kebutuhan unit kerja masing-masing. “Pendampingan ini penting agar mereka lebih cepat beradaptasi, menyelaraskan nilai pribadi dengan budaya organisasi, dan fokus menjalankan tugas-tugasnya,” tambah Siswanto.









