Green Festival 2026 Ajak Generasi Muda Lebih Peka terhadap Isu Jejak Karbon

Semarang – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu dan Teknologi Lingkungan (FITL) Soegijapranata Catholic University (SCU) kembali menyelenggarakan Green Festival 2026 pada Senin, 22 Juni 2026 di Teater Thomas Aquinas, Kampus 1 SCU Bendan secara hybrid. Mengusung tema “Tracing Carbons, Transforming Future”, kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa, pelajar SMA/sederajat, dan masyarakat umum untuk meningkatkan kepedulian terhadap isu perubahan iklim, khususnya jejak karbon, melalui diskusi ilmiah dan kompetisi inovasi lingkungan.

Green Festival 2026 bertujuan sebagai ruang kolaborasi yang menggabungkan edukasi, inovasi, dan aksi nyata guna mendorong lahirnya generasi yang semakin peduli terhadap keberlanjutan lingkungan.

Rangkaian acara diawali dengan sesi talkshow bertajuk Tracing Carbons, Transforming Future yang menghadirkan tiga narasumber, yaitu Benny Danang S., SH., LLM., Ph.D., Amrizarois Ismail, S.Pd., M.Ling., serta Agus Sumartono, S.T., M.Ling. Ketiga pembicara membahas isu jejak karbon dari perspektif yang berbeda, mulai dari aspek hukum, akademik dan praktik, hingga kebijakan pemerintah.

Dalam sesi tersebut dijelaskan bahwa jejak karbon merupakan isu yang semakin menjadi perhatian berbagai kalangan karena dampaknya tidak hanya dirasakan pada kondisi lingkungan, tetapi juga berpengaruh terhadap aspek ekonomi, sosial, dan kesehatan masyarakat.

Selain seminar, Green Festival 2026 juga menghadirkan final Lomba Proposal dan Poster Ilmiah yang diikuti oleh 9 tim siswa SMA/sederajat. Melalui kompetisi ini, para peserta ditantang untuk menghadirkan inovasi dan gagasan ilmiah yang menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan lingkungan sesuai dengan tema yang diusung.

Proses perlombaan berlangsung dengan presentasi dari masing-masing finalis yang memaparkan hasil penelitian dan rancangan inovasi mereka. Kompetisi sendiri telah dibuka sejak 9 Maret 2026 dan ditutup dengan presentasi final pada 22 Juni 2026.

Ketua Acara Green Festival 2026, Albert Gandhi Setyawan, mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dalam kompetisi tersebut “Terlepas dari hasil yang akan dibacakan, teman-teman hebat karena telah berani untuk berinovasi dan juga menampilkan yang terbaik dalam perlombaan ini. Harapannya, melalui lomba ini kalian semua bisa menjadi semakin peka terhadap isu lingkungan yang ada,” ujarnya.

Pada kategori lomba, juara pertama diraih oleh Haidar Yaafi dan tim dari SMAN 3 Semarang melalui karya berjudul “Pengolahan Limbah Kulit Pisang Menjadi Bioplastik Berkelanjutan untuk Mengurangi Pencemaran Lingkungan”. Juara kedua diraih Farah Fausta dan tim dari SMAN 3 Semarang dengan inovasi “Staggerhusk: Integrasi Struktur Staggered Airfoils Berbahan Sekam Padi sebagai Filtrasi Emisi Karbon pada Kendaraan Bermotor”, sedangkan juara ketiga diraih Naufal Evano dan tim dari SMAN 2 Semarang melalui karya “TrackO2: Website Edukasi dan Monitoring Jejak Karbon dari Penggunaan Artificial Intelligence.”

Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, BEMF-ITL SCU berharap Green Festival tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga mampu menjadi ruang lahirnya inovasi serta membangun kesadaran generasi muda untuk terus berkontribusi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.

Picture of Humas

Humas