Perpustakaan SCU Ajak Sivitas Akademika Buat Homemade Yoghurt, Produksi Minuman Sehat dari Rumah

UPT Perpustakaan Soegijapranata Catholic University (SCU) menyelenggarakan Forum “Talk and Brew” dengan menghadirkan Dosen Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) SCU, Dr. Dra. Laksmi Hartajanie, M.P. di Lib Cafe, Kampus 1 SCU Bendan pada Jumat (16/10). Mengusung tema “Pembuatan Homemade Yoghurt Menggunakan Starter Yoghurt Komersial,” Dr. Laksmi mengajak sekitar 20 sivitas akademika membuat yoghurt sendiri berbahan dasar yoghurt starter komersial dengan botol bekas selai atau tempat minum kecil.

Adapun starter yoghurt atau bisa disebut sebagai bibit yoghurt merupakan kultur berisi kumpulan probiotik hidup. Bakteri hidup ini digunakan untuk memfermentasi susu cair menjadi yoghurt.

Sebelumnya, Dr. Laksmi terlebih dahulu memperkenalkan asal usul yoghurt sebagai susu yang difermentasi menggunakan kultur bakteri asam laktat. “Bakteri merubah sebagian laktosa menjadi asam laktat, sehingga pH menjadi turun dan protein susu membentuk gel,” jelasnya.

Selain itu, ia juga menjelaskan cara membuatnya secara bertahap, mulai dari: memanaskan susu pada suhu 63〫C selama 30 menit; mendinginkan dengan suhu 42-43〫C;  mencampurkan starter yoghurt dengan susu fermentasi selama 4 hingga 8 jam. “Gunakanlah pH dan pembentukan gel sebagai panduan akhir fermentasi,” ujar Dr. Laksmi.

Menghidupkan Suasana Perpustakaan yang Interaktif

Di tengah ketidakpastian ekonomi, UPT Perpustakaan SCU mendorong sivitas akademika untuk membuat yoghurt sebagai upaya menjaga kesehatan secara mandiri. Hal ini disampaikan Koordinator Forum Talk and Brew, Dellani Putri P., S.Hum. “Lebih bagus membuat yogurt sendiri karena kita juga bisa lebih tahu tentang bahan baku yang dibutuhkan. Selain itu juga dapat menjaga kesterilan alat pembuatan selama proses produksi berlangsung,” pungkasnya.

Forum serupa pun menurut keterangannya Della rutin diselenggarakan pihaknya guna membuka kesempatan bagi para dosen SCU untuk membagikan minat berikut latar belakang keilmuannya. “Perpustakaan menghadirkan dosen yang ingin berbagi ilmu. Tema pembahasannya pun ditentukan sendiri oleh dosen tersebut,” ujarnya.

Bersamaan dengan itu, kegiatan ini juga lanjutnya menjadi upaya pihaknya dalam menghidupkan suasana perpustakaan melalui media belajar yang interaktif bagi sivitas akademika. “Kami ingin perpustakaan menjadi ruang bertemu, berbagi, dan belajar hal baru, agar sivitas akademika mendapatkan ilmu baru” tambah Della. Bulan depan, forum ini akan kembali hadir bersama Dosen Ekonomi dan Bisnis (FEB) SCU, Meniek Sriningprapti, S.E., M.Si.

Picture of Humas

Humas