
Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Soegijapranata Catholic University (SCU) menyelenggarakan Talkshow dan Bedah Buku “Inside The Pages” di Gramedia Jalma Pandanaran Semarang, Sabtu (20/6). Mengangkat novel “Dompet Ayah Sepatu Ibu” karya J.S. Khairen, kegiatan ini menjadi ruang berbagi kisah tentang perjuangan, pengorbanan orang tua, dan pentingnya menjaga semangat literasi di tengah masyarakat.
Acara menghadirkan Samantha E. Claudia Luhukay, S.I.Kom, M.I.Kom, CPS, dosen Program Studi Ilmu Komunikasi SCU, sebagai pengulas buku. Selain menjadi bagian dari pembelajaran mahasiswa, kegiatan ini juga dirancang untuk mengajak masyarakat kembali menikmati aktivitas membaca melalui konsep yang interaktif dan dekat dengan pembaca.
Novel “Dompet Ayah Sepatu Ibu” mengangkat kisah perjuangan orang tua dalam mendukung anak-anak mereka meraih masa depan. Melalui cerita tentang kemiskinan, pendidikan di daerah terpencil, dan pengorbanan keluarga, buku karya J.S. Khairen tersebut mengajak pembaca merefleksikan arti kasih sayang, kerja keras, dan ketulusan orang tua dalam kehidupan sehari-hari.
Samantha mengulas berbagai pesan yang terkandung dalam novel, mulai dari pentingnya menghargai pengorbanan orang tua hingga bagaimana karya sastra mampu membangun empati dan kepedulian sosial. Diskusi berlangsung interaktif dengan antusiasme peserta yang aktif berbagi pandangan dan pengalaman pribadi setelah membaca buku tersebut.
Kegiatan memperoleh respons positif dari para pengunjung. Tingginya partisipasi peserta serta antusiasme dalam mengikuti seluruh rangkaian acara menunjukkan meningkatnya minat masyarakat terhadap kegiatan literasi. Kehadiran Gramedia Jalma Pandanaran yang baru juga dinilai memberikan ruang yang nyaman bagi masyarakat untuk membaca, berdiskusi, dan mengikuti berbagai kegiatan literasi.
Melalui penyelenggaraan kegiatan ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi SCU berharap kegiatan serupa dapat terus menghadirkan ruang dialog yang menghubungkan karya sastra dengan pengalaman hidup pembaca. Dengan demikian, literasi tidak hanya menjadi aktivitas membaca, tetapi juga sarana membangun empati, refleksi, dan kepedulian terhadap nilai-nilai kemanusiaan.








