
Keluarga Mahasiswa Teknik Sipil (KMTS) Soegijapranata Catholic University (SCU) menyelenggarakan Kuliah Umum “Ngobrol Sipil” di Teater Thomas Aquinas, Kampus 1 SCU Bendan pada Senin, 18 Mei 2026. Mengusung tema “Dasar Konsep Perkuatan Struktur Beton Bertulang sesuai SNI 8971:2019 menggunakan Material Fiber Reinforced Polymer (FRP) by CROMA & Typical Detail Aplikasi di Lapangan,” kuliah umum ini menghadirkan Febrinaldo Hidayah, Engineering Manager PT. Bersama Bangun Persada.
Sampaian Materi
Mahasiswa diberikan pemahaman mengenai konsep dasar perkuatan struktur beton bertulang menggunakan material FRP berdasarkan Standar Nasional Indonesia (SNI) 8971:2019. Febrinaldo mengatakan bahwa fokus utama pembahasan adalah bagaimana melakukan perkuatan pada struktur beton eksisting agar mampu memenuhi standar terbaru dengan metode yang lebih efisien dan ramah lingkungan. “Perkuatan struktur beton bertulang sebenarnya sudah umum dikenal di Indonesia maupun dunia. Namun dengan perkembangan teknologi material dan pengujian, sekarang mulai dikembangkan metode yang lebih efisien, lebih ramah lingkungan, dan tetap mampu mencapai kekuatan yang diperlukan,” jelasnya.
Menurutnya, kebutuhan perkuatan struktur muncul karena berbagai faktor, salah satunya perubahan regulasi dan standar konstruksi. Banyak bangunan lama yang dibangun puluhan tahun lalu menggunakan standar yang berbeda dengan ketentuan saat ini sehingga perlu dilakukan evaluasi ulang. “Indonesia punya banyak gedung lama yang dibangun 20 sampai 40 tahun lalu menggunakan standar pada masanya. Ketika dicek ulang menggunakan standar sekarang, banyak yang belum memenuhi sehingga perlu dilakukan perkuatan,” katanya.
Lebih lanjut, ia juga menjelaskan sejumlah keunggulan FRP sebagai material perkuatan struktur, di antaranya ringan, memiliki kapasitas tarik tinggi, tahan korosi dan bahan kimia, serta efektif digunakan pada bangunan eksisting. Selain itu, materi yang disampaikan juga membahas berbagai metode perkuatan seperti perkuatan lentur, geser, hingga perkuatan aksial (confinement) menggunakan sistem FRP. Mahasiswa juga diperkenalkan pada aspek penting dalam implementasi perkuatan, seperti perhitungan teknis, faktor lingkungan, kualitas pemasangan, hingga pengujian hasil aplikasi di lapangan.
Memperluas Wawasan Mahasiswa
Forum ini bertujuan untuk memperluas wawasan mahasiswa Program Studi Teknik Sipil SCU mengenai perkembangan teknologi konstruksi, khususnya terkait perkuatan struktur beton bertulang menggunakan material Fiber Reinforced Polymer (FRP). “Tujuan kami adalah untuk memberikan wawasan tambahan kepada teman-teman mahasiswa di luar perkuliahan agar mereka mengetahui tentang standar SNI pada beton serta jenis-jenisnya,” terang Ketua KMTS SCU, Rashel Wildan Nathaniel.
Sejalan dengan itu, Febrinaldo menilai pemahaman mengenai teknologi baru di bidang konstruksi penting dikenalkan pada mahasiswa agar menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja. “Di dunia kerja nanti akan banyak ditemukan teknologi-teknologi baru yang mungkin belum dipelajari secara mendalam di perkuliahan. Karena itu kegiatan seperti kuliah umum atau webinar bisa menjadi tambahan pengetahuan untuk menghadapi dunia kerja,” ujarnya.
Kuliah umum ini pun rutin diselenggarakan oleh KMTS sekitar dua bulan sekali. Selain itu, Teknik Sipil SCU juga memiliki forum diskusi bulanan yang biasanya diadakan setiap tiga bulan dengan topik yang menyesuaikan isu dan tren di dunia konstruksi. “Kami menyesuaikan dengan tren yang ada. Misalnya kemarin kami mengadakan diskusi tentang permasalahan banjir di Demak bersama pihak PUPR,” jelas Rashel.









