Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) Soegijapranata Catholic University (SCU) resmi mendapatkan pengakuan atas kurikulum, proses pembelajaran, serta capaian lulusan dari dunia internasional. Pengakuan tersebut didapatkan dari lembaga profesi internasional bergengsi di bidang ilmu dan teknologi pangan yang berbasis di Amerika Serikat, Institute of Food Technologists (IFT). Pengakuan ini menjadikan SCU melalui FTP sebagai Perguruan Tinggi Swasta (PTS) pertama dan satu-satunya di Indonesia yang mendapatkan pengakuan dari IFT.
Telah berdiri sejak 1939, IFT sendiri telah mengumpulkan para profesional dari kalangan ilmuwan dan praktisi pangan di lebih dari 90 negara untuk memperluas pengetahuan dan inovasi guna menciptakan sistem pangan yang aman, bergizi, dan berkelanjutan.
Indikator Penilaian
Ketua Program Studi Teknologi Pangan, FTP SCU, Ir. Gelbert Jethro Sanyoto, S.T, M.T, menjelaskan bahwa pengakuan ini salah satunya dinilai dari kesesuaian kurikulum fakultas dengan 12 standar yang ditetapkan oleh IFT. Menurut keterangannya, kesesuaian metode pembelajaran serta penilaian yang digunakan pun dinilai dalam mewujudkan standar dan capaian tersebut.
“Sebagai contoh, capaian pembelajaran pada Mata Kuliah Analisa Pangan, di mana mahasiswa dapat mengevaluasi teknik analisis yang tepat ketika dihadapkan dengan suatu masalah praktis. Metode perkuliahan pun diarahkan agar mahasiswa dapat menjelaskan prinsip dan prosedur analisa pangan tertentu dengan metode yang sesuai,” terang Gelbert mencontohkan.
Selain kurikulum, fasilitas yang dimiliki FTP SCU juga telah diakui standarnya sesuai yang telah ditetapkan IFT. Adapun fasilitas tersebut mencakup ruang kelas, perpustakaan, laboratorium kimia, laboratorium rekayasa pangan, laboratorium analisis sensori, dan laboratorium mikrobiologi. Terdapat pula fasilitas pilot plant yang dapat digunakan mahasiswa mempelajari prinsip satuan operasi dan proses pengolahan makanan di industri.
Pengakuan Internasional
Dekan FTP SCU, Inneke Hantoro, S.TP, M.Sc menilai pengakuan dari IFT menegaskan bahwa kurikulum, proses pembelajaran, serta capaian lulusan fakultasnya telah memenuhi standar internasional yang diakui secara global. “Pencapaian ini merupakan hasil komitmen berkelanjutan kami dalam menjaga mutu akademik, relevansi kurikulum dengan perkembangan global, serta kolaborasi aktif dengan industri dan jejaring internasional. Ini menjadi motivasi kami untuk terus berinovasi dan berkontribusi dalam pengembangan ilmu dan industri pangan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Inneke pun bercerita bahwa FTP SCU yang telah berdiri sejak 1995 telah menghasilkan lebih dari 2.000 lulusan yang kini berkiprah di bidang industri makanan dan minuman, pelaku usaha makanan dan minuman, peneliti, hingga akademisi.
Adapun fakultasnya menawarkan Program Studi Teknologi Pangan yang menghadirkan tiga program konsentrasi, yaitu Food Technology and Innovation, Nutrition and Culinary Technology, dan Food for Beauty and Wellness. Sementara, ada pula Program Studi Magister Teknologi Pangan yang menawarkan dua konsentrasi, yaitu Ilmu dan Teknologi Pangan serta Bisnis Pangan. Fakultas ini juga menghadirkan Program Fast Track bagi mahasiswa yang ingin menempuh dua jenjang studi dengan masa studi lebih cepat, yaitu 4,5 tahun.









