Logo Soegijapranata Catholic University (SCU) White
Search...
Close this search box.

Mendesak, Revitalisasi Pendidikan Tinggi Vokasi

SM 10_12_2016 Mendesak, Revitalisasi Pendidikan Tinggi VokasiDalam upaya meningkatkan daya saing khususnya dunia industri di Tanah Air bisa didukung dengan revitalisasi pendidikan tinggi vokasional dan komersialisasi hasil riset.

Komersialisasi hasil riset akan menghasilkan inovasi, sedangkan revitalisasi pendidikan vokasional akan meningkatkan kemampuan pekerja. ”Keduanya akan meningkatkan daya saing nasional dan pertumbuhan ekonomi,” ungkap Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir dalam ”Forum Rektor Asosiasi Perguruan Tinggi Indonesia Katholik (APTIK)” di Unika Soegijapranata Semarang, Jumat (9/12).

Dengan revitalisasi pendidikan tinggi vokasi, menurut dia, maka industri akan mendapat pasokan tenaga kerja yang kompeten dan semua lulusan politeknik dapat pekerjaan sesuai kompetensinya. Program revitalisasi ini dengan cara di antaranya, 50 persen dosen dari perguruan tinggi dan 50 persen lainnya dari industri. ”Perguruan tinggi vokasi harus bekerja sama dengan industri sehingga apa yang ada di industri dapat diterapkan pada mahasiswa. Kurikulumnya pun disesuaikan dengan kebutuhan industri. Politeknik juga bisa dijadikan tempat uji kompetensi dan sertifikasi,” tuturnya.

Outputnya, kata Menristek, semua lulusan politeknik bersertifikat kompetensi sesuai dengan kebutuhan industri. Untuk itu perguruan tinggi yang mempunyai program vokasi dan akademik lebih baik suatu ketika di spin off (pemisahan) agar tidak menganggu bidang akademiknya.

Kalangan Profesional

”Spin off bisa dilakukan jika program vokasi sudah kuat dan mapan, untuk memenuhi kebutuhan pengajar (dosen). Bisa diambilkan dari kalangan profesional atau industri,” tambahnya. Saat ini total ada 1.365 lembaga pendidikan vokasional terdiri atas 1.103 akademi kejuruan dan 262 Politeknik. Dari 1.103 akademi kejuruan baru enam yang siap sarana serta prasarana dan 1.088 lainnya masih perlu penambahan.

Adapun dari 262 Politeknik, 13 di antaranya sudah siap dan 240 lainnya masih butuh penambahan sarana dan prasarana. Untuk Politeknik ada sembilan yang perlu dilakukan perbaikan kurikulum dan sertifikasi. Sementara itu jumlah program studi Politeknik yang berlisensi ada 55. Untuk yang sudah terakreditasi A ada 55 program studi, 22 di antaranya di Politeknik. Adapun yang terakreditasi B ada 415 program studi dan 55 di antaranya ada di Politeknik. ( http://berita.suaramerdeka.com , Suara Merdeka 10 Desember 2016 hal. 22  )

Tag

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email
WhatsApp
Kategori
Nih jawaban buat kalian yang masih bingung benefit beasiswa masuk di SCU dan biaya kuliahnya yang affordable. Kalau udah paham langsung gassss yaa! 

Daftar online
pmb.unika.ac.id 

#BeasiswaKuliah
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 H ✨

#IdulAdha
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Gak usah galau SNBT ah, goyangin aja bareng D”CEMESH yuk 🤭

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#BeasiswaKuliah
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Mau punya dosen asik - asik + suasana kuliah yang joyful? Yuk, buktikan sekarang!

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Namanya proses ada aja lika likunya, tapi jangan sampai salah pilihan, karna hanya SCU yang nyenengin ☺️ 

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#BeasiswaKuliah
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Hola ✨ yuk manfaatkan kesempatan mendapatkan Beasiswa Christian Youth di SCU. 

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#BeasiswaKuliah
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Kuliahnya seasik ini di @dkvscu, tempat yang tepat buat explore kreativitasmu 🫰

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#DKV
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
This error message is only visible to WordPress admins
There has been a problem with your Instagram Feed.

Share:

More Posts

Send Us A Message