Logo Soegijapranata Catholic University (SCU) White
Search...
Close this search box.

Menata Simpanglima, Tak Hanya soal Parkir

SM 22_02_2016 Menata Simpang 5, tak hanya soal parkir

Jadikan Semarang Kota Nyaman

SEMARANG – Kemacetan di Kawasan Simpanglima yang disebabkan oleh parkir di bahu jalan perlu secepatnya ditata. Keberadaan parkir liar itu selama ini disebabkan dari keberadaan PKL makanan. Janji Wali Kota Hendrar Prihadi untuk menata kawasan tersebut dalam satu bulan ke depan harus tuntas pun patut diapresiasi.

Dosen Unika Soegijapranata Djoko Setijowarno sekaligus pakar transportasi mengatakan, dia menyangsikan jika dalam waktu yang pendek masalah tersebut bisa tuntas. Pasalnya, masalah yang ada di kawasan itu banyak yang harus diselesaikan.

’’Masalahnya tidak hanya parkir yang semrawut, ada PKL makanan, penyewa mainan, penyewa sepeda malam, pengamen jalan, juru parkir yang selama ini jadi pendukung penguasa yang sudah nyaman dengan kondisi seperti sekarang ini,’’ katanya, Minggu (21/2). Keberadaan tenda PKL di seputaran Simpanglima, menurutnya, juga telah menghilangkan hak para pejalan kaki.

Butuh Konsep Matang

Menjadikan kawasan Simpanglima menjadi city walk pun, lanjut Djoko, masih sekadar mimpi karena butuh konsep yang matang. ’’Pemkot Semarang perlu belajar dengan Pemerintah Kota Bandung yang sukses menata Alun-alun Kota Bandung.

Kegiatan car free night dan car free day di Bandung diselenggarakan secara terencana dan matang, hasilnya pun bagus,’’ jelasnya. Djoko pun membayangkan, jika Simpanglima menjadi city walk pejalan kaki pasti lebih nyaman dan pengunjung yang datang pun semakin banyak. Para wisatawan pun juga akan menjadikan Simpanglima sebagai salah satu destinasi wisata baru.

’’Sementara itu, sekarang kita sebagai warga Kota Semarang baru bisa sebatas mimpi, kapan Kota Semarang bisa berubah lebih dari yang sekarang. Kota humanis berawal dari pemimpin yang humanis. Semoga dalam lima tahun ke depan bukan harapan lagi, tapi bisa jadi kenyataan,’’ tandasnya.

Untuk mewujudkan Kota Semarang yang nyaman untuk ditinggali, Djoko pun menyaratkan beberapa hal. Di antaranya kualitas tata kota, ketersediaan RTH, tingkat pencemaran lingkungan yang rendah, tingkat kelancaran lalu lintas, kondisi jalan, kualitas fasilitas pejalan kaki dan kaum difabel serta tingkat kriminalitas yang sangat rendah. (H84-58)

Tautan : http://berita.suaramerdeka.com

Tag

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email
WhatsApp
Kategori
Nih jawaban buat kalian yang masih bingung benefit beasiswa masuk di SCU dan biaya kuliahnya yang affordable. Kalau udah paham langsung gassss yaa! 

Daftar online
pmb.unika.ac.id 

#BeasiswaKuliah
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 H ✨

#IdulAdha
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Gak usah galau SNBT ah, goyangin aja bareng D”CEMESH yuk 🤭

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#BeasiswaKuliah
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Mau punya dosen asik - asik + suasana kuliah yang joyful? Yuk, buktikan sekarang!

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Namanya proses ada aja lika likunya, tapi jangan sampai salah pilihan, karna hanya SCU yang nyenengin ☺️ 

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#BeasiswaKuliah
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Hola ✨ yuk manfaatkan kesempatan mendapatkan Beasiswa Christian Youth di SCU. 

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#BeasiswaKuliah
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Kuliahnya seasik ini di @dkvscu, tempat yang tepat buat explore kreativitasmu 🫰

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#DKV
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
This error message is only visible to WordPress admins
There has been a problem with your Instagram Feed.

Share:

More Posts

Send Us A Message