Logo Soegijapranata Catholic University (SCU) White
Search...
Close this search box.

Optimisme Ekonomi 2022

Optimisme Ekonomi 2022

OIeh: Prof Dr Andreas Lako, pengamat ekonomi, Ketua Program Doktor Ilmu Lingkungan (PDIL) Unika Soegijapranata Semarang.

Saya optimistis kinerja ekonomi Jateng pada 2022 akan jauh lebih baik. Demikian pula implikasinya pada pendapatan daerah dan kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat akan semakin Iebih baik lagi.

SESUAI prediksi saya pada awal tahun, pertumbuhan ekonomi Jateng pada 2021 sangat mungkin berkisar 2,40 – 2,42 persen. Berdasarkan rilis BPS Jateng, secara komulatif selama Januari-September 2021 realisasi pertumbuhan ekonomi telah mencapai 2,44 persen.

Dengan asumsi pertumbuhan ekonomi pada Triwulan IV 2021 akan sedikit menurun seperti pola pada tahun-tahun sebelumnya, maka pertumbuhan ekonomi pada 2021 kemungkinan adalah 2,41 persen.

Pencapaian fantastis itu patut kita syukuri, karena mengindikasikan perekonomian Jateng sudah mulai pulih dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang bertumbuh minus 2,65 persen.

Hal lain yang juga patut kita syukuri adalah inflasi Jateng pada 2021 sangat rendah, yaitu 1,70. Angka ini sedikit lebih ting-gi dibandingkan dengan tahun 2020 sebesar 1,56 persen.

Dengan pencapaian kinerja ekonomi dan inflasi seperti itu, sangat mungkin dampak positifnya terhadap pendapatan daerah dan kesejahteraan sosial ekonominya daerah pada 2021 akan jauh lebih baik. Jumlah kemiskinan per September 2021 yang akan segera diumumkan BPS sangat mungkin akan menurun signifikan dibandingkan dengan periode Maret 2021, yaitu 4,11 juta orang (11,79%).

Begitu juga ketimpangan sosial-ekonomi antar kelompok masyarakat (rasio Gini) yang sempat meningkat ke level 0,372 (Maret 2021) kemungkinan juga akan menurun kembali.

Demikian pula jumlah pengangguran terbuka yang akan diumumkan BPS pada Februari 2022 kemungkinan juga akan makin menurun. Kesejahteraan masyarakat yang tercermin dalam pendapatan per kapita juga akan meningkat. Dampak positif kian membaiknya kinerja perekonomian dan inflasi Jateng pada 2021 juga telah terlihat dari kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang naik cukup signifikan dan 71,87 (2020) menjadi 72,16 (2021). Semua pencapaian tersebut tentu menjadi modal berharga bagi Jateng dalam mengarungi tahun 2022 ini.

Jauh Lebih Baik
Berdasarkan sejumlah indikator kinerja tersebut, saya optimistis kinerja ekonomi Jateng pada 2022 akan jauh lebih baik. Demikian pula implikasinya pada pendapatan daerah dan kesejahteraan sosial-ekonomi masyarakat akan semakin lebih baik lagi.

Mencermati kinerja struktur perekonomian, baik dari sisi permintaan maupun penawaran, yang hampir semuanya sudah bertumbuh positif dan terus meningkat selama 2021, maka saya optimistis kinerja perekonomian pada 2022 akan bertumbuh lebih tinggi.

Optimisme itu juga didasarkan atas hasil analisis faktor-faktor pendukung dan lingkungan global, nasional, dan regional yang juga terus membaik dan positif.

Lonjakan Covid-19 yang sering menjadi momok pada 2020-2021, tampaknya akan terus mereda dan melandai pada 2022. Berdasarkan sejumlah indikator tersebut, saya optimistis perekonomian Jateng pada 2022 bakal bertumbuh pada kisaran 3,4-4,6 persen. Sementara itu, inflasi kemungkinan besar akan berkisar 1,81-2,2 persen.

Apabila skenario moderat itu yang terjadi, maka dampaknya pada penurunan kemiskinan, pengangguran terbuka, dan kesenjangan sosial-ekonomi masyarakat serta peningkatan kesejahteraan masyarakat bakal makin besar.

Demikian pula dampak positifnya pada pendapatan daerah (APBD) juga akan sangat besar. Hal ini tentu saja akan memudahkan pemerintah provinsi dan kabupaten/kota lebih longgar dalam pelaksanaan APBD 2022 dan menyusun RAPBD 2023.

Strategi Pendorong
Meski optimistis, namun tingkat pencapaiannya sangat tergantung pada bagaimana efektivitas strategi dan kebijakan Pemprov Jateng dalam memperkuat kolaborasi dan sinergitas dengan pemkab/kota, dunia usaha dan masyarakat.

Kolaborasi itu terutama dalam melanjutkan penerapan era New Normal dan pengendalian Covid-19, dan dalam upaya pengatasan kemiskinan, pengangguran, dan ketimpangan sosial-ekonomi dan ketimpangan antarwilyah yang masih cukup tinggi.

Selain itu, pencapaian optimisme 2022 juga sangat tergantung pada efektivitas pemerintah daerah dalam memperkuat sinergi, fasilitasi dan insentif untuk memacu ekonomi dari sisi permintaan (demand), yaitu konsumsi rumah tangga, investasi, ekspor dan impor, dan ekonomi dan sisi penawaran (supply), terutama sektor primier, sekuder, dan tersier strategis yang selama 2021 sudah kembali bertumbuh positif. Dari tren permintaan ekonomi yang terus meningkat pada 2021, maka kebijakan krusial yang perlu dilakukan pemerintah adalah segera menyiapkan sektor-sektor usaha yang terkait untuk memenuhi permintaan itu.

Jangan sampai kenaikan permintaan itu lalu dipenuhi dengan strategi impor yang pragmatis. Kebijakan itu, sama sekali tidak memberi nilai tambah ekonomi-sosial bagi dunia usaha dan masyarakat Jateng.

Hal lain yang juga perlu diperkuat pemerintah adalah membangkitkan kembali usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) yang sempat lesu dan mati pada 2020-2021, terutama di wilayah perkotaan. UMKM adalah pilar dasar ekonomi kerakyatan di wilayah perkotaan.

Berdasarkan rilis BPS, selama masa Covid-19, pengangguran terbuka dan kesenjangan sosial-ekonomi di wilayah perkotaan meningkat signifikan dibandingkan dengan perdesaan.

Banyak UMKM yang mati suri dan tutup. Ketika ekonomi mulai pulih, mereka tidak mampu lagi beroperasi karena kesulitan pendanaan. Pemerintah perlu mencari terobosan untuk membantu para pelaku UMKM.

Selain sejumlah strategi di atas, pemerintah provinsi dan kabupaten/kota juga perlu menyiapkan contingency plan (rencana darurat) untuk menghadapi keadaan-keadaan darurat yang tak terduga, seperti kemungkinan terjadinya Gelombang IV kasus Covid-19, bencana alam, dan lainnya.

Melanjutkan pengendalian inflasi daerah, seperti pola pada 2020-2021, juga sangat penting untuk menjaga kualitas dan inklusivitas pembangunan daerah pada. 2022.

►Suara Merdeka 6 Januari 2021 hal 4

Tag

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email
WhatsApp
Kategori
Nih jawaban buat kalian yang masih bingung benefit beasiswa masuk di SCU dan biaya kuliahnya yang affordable. Kalau udah paham langsung gassss yaa! 

Daftar online
pmb.unika.ac.id 

#BeasiswaKuliah
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 H ✨

#IdulAdha
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Gak usah galau SNBT ah, goyangin aja bareng D”CEMESH yuk 🤭

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#BeasiswaKuliah
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Mau punya dosen asik - asik + suasana kuliah yang joyful? Yuk, buktikan sekarang!

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Namanya proses ada aja lika likunya, tapi jangan sampai salah pilihan, karna hanya SCU yang nyenengin ☺️ 

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#BeasiswaKuliah
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Hola ✨ yuk manfaatkan kesempatan mendapatkan Beasiswa Christian Youth di SCU. 

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#BeasiswaKuliah
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Kuliahnya seasik ini di @dkvscu, tempat yang tepat buat explore kreativitasmu 🫰

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#DKV
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
This error message is only visible to WordPress admins
There has been a problem with your Instagram Feed.

Share:

More Posts

Send Us A Message