Mahasiswa Arsitektur SCU Buka Wawasan tentang Tren Perkembangan Material dan Desain Bangunan bersama Bottega Artisan 

Mahasiswa Arsitektur SCU Buka Wawasan tentang Tren Perkembangan Material dan Desain Bangunan bersama Bottega Artisan 

Puluhan mahasiswa Program Studi Arsitektur Soegijapranata Catholic University (SCU) antusias mengikuti “Introduction Product Knowledge Workshop” bertajuk “Inspired Future Talent” gelaran program studi bersama Bottega Artisan. Berlangsung di Gedung Henricus Constant, Kampus 1 SCU Bendan pada Jumat (17/4), kegiatan ini bertujuan untuk menjembatani pengetahuan teoritis mahasiswa dengan perkembangan industri material bangunan terkini. Bottega Artisan sendiri merupakan perusahaan yang bergerak di bidang konstruksi, khususnya melalui penyediaan bahan bangunan premium.

Mahasiswa berkesempatan memperluas wawasan mereka terkait perkembangan material bangunan, khususnya granit. Mereka diperkenalkan mulai dari jenis, tekstur, hingga aplikasi material granit dalam desain interior maupun arsitektur hunian. Selain itu, mahasiswa juga diajak mengeksplorasi desain bangunan menggunakan perangkat lunak SketchUp. Bottega Artisan juga turut memberikan demonstrasi proses pengolahan material, termasuk peragaan teknik produksi.

Dosen Arsitektur SCU, Fx. Yudhistira Ricky Kurnia, M.Ars menjelaskan bahwa kerja sama ini merupakan upaya pihaknya untuk menghadirkan wawasan yang lebih kontekstual bagi mahasiswa. Menurutnya, perkembangan material bangunan saat ini sangat pesat sehingga membutuhkan keterlibatan langsung dari pelaku industri.

“Mahasiswa perlu mengetahui jenis-jenis material yang ada di luar sana, mulai dari tipe, model, hingga teksturnya. Karena perkembangan material itu sangat cepat, akan lebih baik jika pengetahuan dari kampus dilengkapi langsung oleh pihak yang memang bergerak di bidang tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Yudhistira menyebut bahwa kerja sama dengan Bottega Artisan telah memasuki tahun kedua dan diharapkan dapat terus berlanjut. “Fokus utama kerja sama ini memang pada pengembangan pendidikan, khususnya dalam memperkaya pengetahuan mahasiswa mengenai material bangunan,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa program studi secara aktif menggandeng berbagai mitra industri, seperti produsen cat, semen, hingga material konstruksi lainnya, guna mendukung pembelajaran yang lebih komprehensif. Hal ini sejalan dengan arah pengembangan keilmuan arsitektur yang tidak hanya berfokus pada pembangunan, tetapi juga inovasi material, termasuk yang berbasis ekologis.

Picture of Humas

Humas