Logo Soegijapranata Catholic University (SCU) White
Search...
Close this search box.

Cegah Kanker Servik Sejak Dini

IMG_5138Klinik Bunda Theresa Unika Soegijapranata bekerjasama dengan Laboratorium Paramita dan PT MSD menyelenggarakan kegiatan seminar kesehatan pada hari Jumat (19/2) bertempat di ruang rapat lantai 4 Gedung Mikael dengan tema “Kanker Servik dan Pencegahannya”.
Pembicara seminar kesehatan ini adalah dr. Francisca Melianie dan dimoderatori oleh dr. ST Catur Pambudi.
Pada awal seminar, dr. Francisca Melianie yang akrab disapa dr. Meli menjelaskan tentang beban apa saja yang dirasakan dan ditimbulkan akibat dari kanker servik ini, “Kanker servik sering dikenal sebagai The Silent Killer, nama tersebut tercetus  karena pola gejala yang dimunculkan pada penderita tidak tampak pada stadium awal dan biasanya dalam tempo yang cukup lama atau bertahun-tahun baru penderita merasakan tanda-tanda akan adanya kanker ini. Tanda-tanda tersebut bisa diamati dengan gejala-gejala seperti pendarahan sesudah senggama, siklus menstruasi yang lebih lama dan lebih banyak dari biasanya, nyeri panggul, serta nyeri ketika berhubungan seksual” tutur dr. Meli.
Insiatif atasi kanker servik
“Kebanyakan perempuan jika tidak merasakan tanda-tanda gejala kanker servik ini memang jarang untuk ada inisiatif sendiri memeriksakan diri sejak dini. Akibat dari kurang inisiatif  inilah yang membuat hampir 21 perempuan setiap harinya meninggal karena kanker servik di Indonesia,” ungkap dr Meli.
“Kanker servik disebabkan oleh Human Papiloma Virus (HPV) yang bersifat onkogenik atau penyebab kanker. HPV terdapat 100 macam dan biasanya menyerang kaki, tangan dan organ genital. Namun untuk virus HPV yang berbahaya bagi wanita adalah HPV tipe 16 dan 18. Cara mengantisipasi atau mencegahnya bisa dilakukan dengan pemeriksaan dini melalui pemeriksaan pap smear atau test IVA. Dan saat ini sudah ditemukan vaksin untuk mengatasi kanker servik yang dapat diberikan sejak usia 9 hingga 45 tahun, sehingga bisa menjadi tindakan preventif untuk mengurangi resiko” jelas dr. Meli.
Di akhir kesempatan seminar, dr. Meli mengutarakan harapan dan pesannya kepada seluruh peserta seminar, “Saya berharap seluruh peserta yang hadir bisa lebih peduli lagi akan kesehatannya, khususnya dalam upaya pencegahan kanker servik. Jangan menunggu ada tanda-tanda baru memeriksakan diri ke dokter. Lebih baik sejak dini mencegah daripada mengobati ”tandasnya. (Ign)

Tag

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email
WhatsApp
Kategori
Nih jawaban buat kalian yang masih bingung benefit beasiswa masuk di SCU dan biaya kuliahnya yang affordable. Kalau udah paham langsung gassss yaa! 

Daftar online
pmb.unika.ac.id 

#BeasiswaKuliah
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Selamat merayakan Hari Raya Idul Adha 1445 H ✨

#IdulAdha
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Gak usah galau SNBT ah, goyangin aja bareng D”CEMESH yuk 🤭

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#BeasiswaKuliah
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Mau punya dosen asik - asik + suasana kuliah yang joyful? Yuk, buktikan sekarang!

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Namanya proses ada aja lika likunya, tapi jangan sampai salah pilihan, karna hanya SCU yang nyenengin ☺️ 

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#BeasiswaKuliah
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Hola ✨ yuk manfaatkan kesempatan mendapatkan Beasiswa Christian Youth di SCU. 

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#BeasiswaKuliah
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
Kuliahnya seasik ini di @dkvscu, tempat yang tepat buat explore kreativitasmu 🫰

Daftar online
pmb.unika.ac.id

#DKV
#PTSTerbaikJawaTengah
#JoyfulCampus
#JoyfulLearning
This error message is only visible to WordPress admins
There has been a problem with your Instagram Feed.

Share:

More Posts

Send Us A Message