
Soegijapranata Catholic University (SCU) melepas seorang dosen dan dua orang tenaga kependidikan yang telah memasuki masa purna tugas. Mereka adalah Drs. A. Sentot Suciarto, M.P, Ph.D, Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) yang telah 37 tahun berkarya serta Sr. Maria Goretti Sukarti, S.Pd dan Ponidi, tenaga kependidikan yang masing-masing telah berkarya selama 26 dan 25 tahun. Mereka dilepas oleh Rektor SCU, Ir. Robertus Setiawan Aji Nugroho, S.T, M.Comp.IT, Ph.D di Gedung Thomas Aquinas, Kampus 1 SCU Bendan, Senin (22/6), disaksikan jajaran rektorat serta pimpinan Fakultas/Lembaga/UPT/Biro terkait.

Dalam kesempatan tersebut, Robertus mengajak segenap dosen dan tenaga kependidikan yang hadir memaknai momen ini untuk merefleksikan nilai-nilai yang diwariskan para purna tugas. Ia pun menilai ketiga purna tugas masing-masing merepresentasikan 3 pilar pendidikan dari sekolah seminari, yaitu Scientia (Pengetahuan), Sanctitas (Kerohanian), dan Sanitas (Tekad).
Robertus menjelaskan nilai Scientia tercermin dari Sentot yang menunjukkan intelektualitasnya selama kiprahnya dalam membangun institusi. “Beliau (Sentot) bukan hanya akademisi, namun juga sosok yang turut serta berkontribusi dalam berbagai proses pengembanfan kampus, termasuk perencanaan strategis yang hingga kini masih menjadi bagian dari perjalanan SCU,” katanya.
Sejalan dengan itu, Sentot pun turut mengenang perjalanannya selama menjalani perutusan di SCU. Ia pun menceritakan perjuangan dan kerja keras institusi, termasuk dalam menjaga kualitas pendidikan hingga mempertahankan angka penerimaan mahasiswa agar kampus bisa terus berkembang.
Sementara, nilai Sanctitas sangat tercermin pada Sr. Maria yang selalu menghidupi spiritualitas selama menjalani perutusan di SCU. “Semua acara yang bersifat spiritualitas, termasuk doa juga, Suster tidak pernah absen. Di balik karya-karya beliau selalu ada spiritualitas yang dihidupi,” tutur Robertus.
Selain itu, nilai Sanitas tercermin melalui semangat Ponidi dalam mendukung berbagai kebutuhan kampus. “Pelayanan yang luar biasa sigap, kuat, dan selalu siap membantu. Teladan bahwa ketangguhan jadi penting selama pengabdian di kampus,” kata Robertus.
Mengakhiri sambutannya, Robertus berharap nilai-nilai yang telah diwariskan ketiga purna tugas dapat terus hidup di tengah sivitas akademika SCU. “Ketiganya telah memberikan teladan tentang bagaimana pengabdian di kampus dapat dijalani secara utuh, demi kemajuan institusi dan pembentukan karakter generasi penerus,” kesannya.









