KKL ke Malaysia jadi Upaya Perkuat Kompetensi Global Lulusan MHKes SCU

KKL ke Malaysia jadi Upaya Perkuat Kompetensi Global Lulusan MHKes SCU

Sebanyak 45 mahasiswa dan dosen Program Studi Magister Hukum Kesehatan (MHKes) Soegijapranata Catholic University (SCU) berkunjung ke Kuching, Sarawak, Malaysia pada 9-12 Februari 2026 dalam rangka melakukan Kuliah Kerja Lapangan (KKL). Adapun beberapa tempat yang dikunjungi yaitu Faculty of Medicine and Health Sciences Universities Malaysia Sarawak (UNIMAS), Kantor Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Kuching, SEGi University & Colleges, serta KPJ Kuching Specialist Hospital.

Rangkaian KKL

Kunjungan ke UNIMAS dilakukan para peserta KKL pada Senin, 9 Februari 2026. Mereka mengikuti kuliah bersama dosen di sana dan membahas terkait kebijakan digitalisasi layanan kesehatan berikut implementasinya dalam pendidikan kedokteran, mulai dari regulasi, strategi nasional, serta kesiapan institusi dalam mengintegrasikan teknologi digital ke dalam praktik klinis.

Sementara pada hari yang sama di Kantor Konsulat Jenderal RI (KJRI), mahasiswa mendapatkan wawasan mengenai perlindungan dan asuransi kesehatan bagi para pekerja migran Indonesia di Malaysia. Mereka berdiskusi mengenai kerangka hukum dan kebijakan, peran otoritas Indonesia dan Malaysia, implementasi perlindungan kesehatan dalam perjanjian bilateral, serta mekanisme penanganan masalah kesehatan di tempat kerja dan akses layanan medis. Selain itu, para peserta KKL juga diajak mengenal lebih dekat dengan fungsi KJRI dalam membantu pekerja migran melalui fasilitas klaim, advokasi, dan koordinasi dengan berbagai institusi terkait.

Keesokan harinya pada Selasa, 10 Februari 2026, rangkaian KKL dilanjutkan dengan kunjungan ke College of Law SEGi University & Colleges untuk mengikuti perkuliahan yang mendiskusikan mengenai Alternative Dispute Resolution (ADR), litigasi perdata dan pidana, serta advokasi dalam kasus malpraktik medis di Malaysia. Kunjungan selanjutnya yaitu mengeksplorasi praktik baik pelayanan kesehatan di KPJ Kuching Specialist Hospital, termasuk terkait standar profesional, persetujuan pasien, perlindungan data, tata kelola klinis, serta strategi RS dalam menjamin keselamatan pasien dan mutu pelayanan melalui implementasi teknologi dan sistem pelayanan kesehatan.

Memperluas Wawasan Global

Kaprodi MHKes SCU, Dr. Marcella Simanjuntak, S.H, CN, M.Hum mengungkap bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memperluas memperluas wawasan mahasiswa terkait tata kelola sistem kesehatan dan regulasi kesehatan antarnegara, serta memperkuat jejaring akademik dan mendorong internasionalisasi program studi. “KKL dilaksanakan untuk memberikan pengalaman belajar yang kontekstual melalui pengamatan langsung terhadap sistem serta praktik hukum kesehatan di negara lain,” tandasnya.

Pemilihan Malaysia sendiri menurut keterangannya dilatar belakangi oleh  perbedaan sistem hukum Malaysia dengan Indonesia yang menarik untuk dipelajari. “Pemilihan Kuching di wilayah Sarawak didasari oleh sejumlah pertimbangan akademik dan strategis, salah satunya karena Malaysia, termasuk Sarawak, menggunakan sistem common law yang memiliki dinamika regulasi kesehatan yang menarik untuk dibandingkan dengan sistem civil law di Indonesia,” ucapnya.

Lebih lanjut, Marcella pun berharap mahasiswa dapat mendapatkan perspektif baru dalam forum akademik internasional lintas negara. ”Program studi menargetkan agar mahasiswa dapat memiliki wawasan komparatif bertaraf internasional, meningkatkan kepercayaan diri ketika berpartisipasi dalam forum internasional serta mendapatkan pengalaman akademik melalui praktik lintas negara” ungkapnya. (Humas SCU/Lintang)

Picture of Humas

Humas