UKM Teater Anting Angkat Kekayaan Budaya NTT melalui SOERATS “Lewotana” 

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Teater Anting Soegijapranata Catholic University (SCU) bersama Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) menghadirkan “Soegijapranata Culture and Arts” (SOERATS) dalam rangkaian acara Pembekalan Terpadu Mahasiswa Baru (PTMB), Sabtu (26/9). Mengusung tema “Lewotana”, kegiatan ini memadukan kekayaan budaya Nusa Tenggara Timur (NTT), musik modern, dan seni pertunjukan sebagai ruang untuk mengenalkan sekaligus merefleksikan nilai budaya kepada mahasiswa.

SOERATS “Lewotana” mengambil istilah dari bahasa Lamaholot, NTT, yang bermakna tanah asal atau kampung halaman. Makna tersebut menjadi dasar pengembangan tema yang menyoroti hubungan antara tanah asal, identitas, dan karakter individu melalui pertunjukan seni yang dikemas secara dinamis dan komunikatif.

Lebih dari sekadar pertunjukan, SOERATS menjadi ruang edukasi, eksplorasi, dan refleksi bagi mahasiswa untuk mengenal serta menghargai akar budaya dan nilai kemanusiaan di dalamnya. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajak melihat kekayaan budaya tidak hanya sebagai warisan, tetapi juga sebagai sumber gagasan yang dapat dikembangkan melalui kreativitas seni.

Bagi UKM Teater Anting, proses kreatif SOERATS menjadi kesempatan untuk mengolah teks tradisi dan narasi budaya NTT ke dalam bahasa panggung yang komunikatif, eksperimental, dan kontekstual. Proses tersebut dilakukan melalui riset tradisi NTT, latihan, serta penyelarasan unsur tradisional dan modern tanpa menghilangkan nilai luhur yang terkandung di dalamnya.

Proses kreatif tersebut sekaligus mendukung pengembangan kemampuan mahasiswa dalam seni peran, interpretasi naskah berbasis budaya, kerja kolektif, serta kepekaan terhadap keberagaman. Dengan terlibat langsung dalam proses penciptaan karya, mahasiswa tidak hanya berperan sebagai pelaku seni, tetapi juga turut mempelajari dan mengolah nilai budaya menjadi karya yang relevan dengan konteks saat ini.

Melalui SOERATS “Lewotana”, UKM Teater Anting berupaya menghadirkan seni sebagai jembatan budaya yang edukatif dan reflektif bagi sivitas akademika. Rangkaian proses kreatif hingga pementasan diharapkan turut membentuk mahasiswa yang disiplin, bertanggung jawab, peka terhadap lingkungan sosial, serta mampu menghargai keberagaman budaya Indonesia.

Picture of Humas

Humas