Hadirkan Praktisi SDM, MSDM SCU Persiapkan Mahasiswa Terjun Dunia Kerja

Rumpun Manajemen Sumber Daya Manusia (MSDM), Program Studi Manajemen Soegijapranata Catholic University (SCU) menyelenggarakan Seminar MSDM 2026 “From Campus to Career: Strategi Memasuki Dunia Kerja.” Berlangsung di Mini Theater Gedung Albertus, Kampus 1 SCU Bendan pada Jumat (23/10), seminar menghadirkan Djie Agustinus Gunarso Kurniaji, S.E., M.M. (Kepala Urusan PSDM BCA Kantor Wilayah II Semarang) dan Diaz Hardika, S.E. (Head MT Sinar Mas Seluler). Keduanya berkesempatan membagikan pengalaman berkariernya kepada mahasiswa berikut kiat mempersiapkan diri terjun ke dunia kerja.

Gunarso memperkenalkan pendekatan Employee Value Proposition (EVP), yaitu nilai dan pengalaman yang ditawarkan perusahaan kepada karyawannya. Ia pun menekankan pentingnya pendekatan ini guna menentukan arah karier sebelum mahasiswa memasuki dunia kerja.  “Sebelum melamar kerja, lulusan perlu memilah berbagai aspek penting seperti career opportunity, passion, hingga work-life harmony,” katanya.

Di samping itu, keduanya juga salah satunya membagikan tips untuk mempersiapkan CV untuk mendukung proses seleksi rekrutmen kerja. “Karena setiap hari banyak sekali CV dari para lulusan yang masuk ke perusahaan, sehingga perlu memastikan bahwa kemampuan dan pengalaman teman-teman bisa tersampaikan dengan baik untuk menghadapi persaingan,” tambah Gunarso.

Selain CV, pengalaman tersebut menurutnya juga penting untuk bisa digambarkan secara terstruktur dalam proses menjawab pertanyaan wawancara kerja. Bersamaan dengan itu, sejumlah kompetensi pun turut diperlukan agar mahasiswa lebih adaptif dalam menghadapi persaingan dunia industri.  “Untuk menghadapi persaingan tersebut, teman-teman perlu memiliki kompetensi adaptif, yaitu kemampuan memanfaatkan teknologi, menganalisis, menyelesaikan masalah, berkomunikasi, dan bekerja sama,” jelasnya.

Lebih dari itu, membangun personal branding juga menurutnya diperlukan sebagai sarana dalam menunjukkan kemampuan, keterampilan, dan karakter. Personal branding tambahnya sekaligus menjadi sarana untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan secara konsisten.

Hal ini sejalan dengan sampaian Diaz. “Teman-teman fresh graduate ini ibarat gelas keramik yang sudah memiliki bentuk dan warna, tetapi masih perlu mengembangkan kualitas diri. Prestasi akademik saja tidak cukup tanpa didukung oleh integritas, ketahanan mental, serta pemahaman diri yang matang,” tuturnya.

Sependapat dengan itu, hal senada juga disampaikan Ketua Rumpun MSDM, Rudy Elyadi, S.E., M.M. “Penting untuk mahasiswa dipersiapkan dengan berbagai pengalaman dan pengembangan kompetensi sejak masa perkuliahan. Mereka juga harus aktif memperbanyak pengalaman organisasi, memperluas jejaring, dan menjaga prestasi akademik,” ujarnya.

Picture of Humas

Humas