Bizzplan FEB SCU Dorong Generasi Muda Kembangkan Ide Bisnis Ramah Lingkungan

Sebanyak 25 tim pelajar SMA/K/Sederajat berlomba-lomba menggagas ide bisnis dalam Bizzplan “Discover Your Ideas, Discover Your Opportunity.” Adapun 10 tim di antaranya berkesempatan memaparkan gagasan bisnisnya secara langsung di Teater Thomas Aquinas, Kampus 1 Soegijapranata Catholic University (SCU)  Bendan, Jumat (28/8).

Kompetisi ini diselenggarakan Lab. Kewirausahaan (KWU) Program Studi Manajemen bersama Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Soegijapranata Business Community (SBC) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) SCU.  Babak final tersebut diselenggarakan bersamaan dengan bazaar sekitar 30 produk UMKM dampingan Lab. Kewirausahaan di Selasar Thomas Aquinas.

Mengembangkan Gagasan Bisnis

Kepala Lab. KWU SCU, Dr. Chatarina Yekti Prawihatmi, S.E., M.Si. menjelaskan bahwa pihaknya ingin memberikan ruang bagi para siswa untuk memngembangkan gagasan bisnis kreatif. Para pelajar pun diajak untuk mengenali peluang usaha yang dapat dikembangkan. “Ini lomba business plan. Kami ingin mendorong semangat generasi muda melihat peluang dan membangun ide bisnisnya,” kata Dr. Yekti.

Adapun fokus yang dibawa dalam kompetisi ini yakni ide bisnis yang mengangkat isu keberlanjutan lingkungan. Sejalan dengan itu, beragam ide bisnis yang ramah lingkungan pun dihadirkan. Beberapa di antaranya mulai dari pemanfaatan bambu sebagai bahan popok bayi; pengolahan cangkang telur, serta; pemanfaatan ampas kopi menjadi produk bernilai guna. “Gagasan bisnis yang dibawa para finalis jauh berada di luar ekspektasi. Bagus sekali dan mereka sudah berpikir sejauh itu,” tambah Dr. Yekti.

Sharing Session Bersama Alumni

Kompetisi ini turut menghadirkan Sharing Session bersama Alumna Program Studi Manajemen SCU, Michelle Arnetha Yolanda, S.M. Michelle yang merupakan Founder dan Owner Holigrels Perfumery berkesempatan membagikan pengalaman bisnisnya kepada mahasiswa sekaligus para peserta kompetisi. Dalam hal ini, khususnya pada bidang beauty dan fragrance, termasuk kiatnya dalam mengadaptasi produk parfum dalam mendukung bisnis skincare guna merespons dinamika perubahan pasar.

Dalam kesempatan ini, Michelle pun turut mengajak para pelajar untuk memperkuat kemampuan beradaptasinya jika ingin terjun menjadi wirausahawan. Hal ini menurutnya penting mengingat tantangan bisnis selalu berubah mengikuti tren pasar. “Teman-teman harus berani untuk mencoba serta melihat kembali peluang dan kesempatan yang ada. Itu sangat membantu bisnis untuk bertahan dalam merespon perubahan permintaan pasar,” kata Michelle.

Picture of Humas

Humas