Mahasiswa FHK SCU Gagas Pemanfaatan Teknologi untuk Praktik Pertanian dan Pengembangan Kapasitas Tunarungu

Mahasiswa Fakultas Hukum dan Komunikasi (FHK) Soegijapranata Catholic University (SCU), Marcia Feodora menawarkan pemanfaatan Internet of Things (IoT) untuk pertanian lahan basah. Gagasan ini berhasil menyaingi 15 mahasiswa dan menjadikannya Juara 1 Lomba Poster Digital Tingkat Nasional Banjarbaru 2026. Mengusung tema “Sinergi Kolaborasi Bersama dalam Akselerasi Swasembada Pangan Berkelanjutan di Lahan Basah,” kompetisi diselenggarakan Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat pada 25 April – 27 Juni 2026.

Marcia menjadikan IoT sebagai pendekatan untuk menghubungkan teknologi dengan kebutuhan pertanian lahan basah, sehingga proses bercocok tanam dapat lebih adaptif terhadap perubahan lingkungan. “Besar harapannya kalau IoT bisa diterapkan untuk meningkatkan kualitas pertanian di Indonesia,” katanya.

Sebelumnya, Marcia juga menggunakan pendekatan sejenis sebagai bentuk perhatiannya terhadap para penyandang disabilitas melalui aplikasi peningkatan kapasitas untuk tunarungu. Bersaing dengan 22 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi, gagasan tersebut berhasil menjadikan Maria sebagai Juara 2 Lomba Esai Ilmiah Mahasiswa Tingkat Nasional “Inovasi Generasi Muda dalam Mewujudkan Sustainable Development Goals.” Kompetisi diselenggarakan Unit Penunjang Kegiatan Ma’had (UPKM) Halaqoh Ilmiah UIN Malang pada 10 Januari – 19 April 2026.

Idenya untuk membuat aplikasi ini dilatarbelakangi oleh terbatasnya fasilitas pengembangan keterampilan bagi penyandang disabilitas, khususnya di kalangan tunarungu. “Jadi persoalan dan perlu mendapatkan perhatian lebih, karena bagaimanapun juga pengembangan ini penting untuk mendukung kemampuan mereka dalam berinteraksi dan berkembang di lingkungan sosial maupun profesional,” jelasnya.

Pemanfaatan teknologi pun ditawarkan sebagai media pengembangan keterampilan yang mudah diakses. Tujuannya agar para penyandang disabilitas dapat memperoleh kesempatan pengembangan diri yang lebih inklusif.

Picture of Humas

Humas