
Mahasiswa Fakultas Hukum dan Komunikasi (FHK) Soegijapranata Catholic University (SCU), Christopher Edbert Setiabudi, kembali mencatatkan prestasinya di tingkat internasional pada cabang olahraga karate. Christo, sapaan akrabnya berhasil meraih medali emas pada Kejuaraan Karate ASEAN (SEAKF) ke-13 di Ninh Binh, Vietnam, 6–12 Juli 2026, pada Nomor Senior Male Individual.
Prestasi tersebut menambah koleksi medali Christo dalam 3 edisi SEAKF sejak 2024. Ia telah meraih 4 medali emas dan 1 medali perak dalam kejuaraan yang sama di Tailan, Brunei Darussalam, dan Vietnam. Christo juga mencatat 7 kemenangan tanpa kekalahan saat bertanding dengan karateka Vietnam pada ajang serupa.
Ia pun sangat menjaga konsistensinya selama mengikuti berbagai kompetisi. “Paling penting adalah konsistensi. Dari tahun ke tahun saya berusaha menjaga latihan, disiplin dan mental, bukan hanya saat mau bertanding. Setiap pertandingan juga selalu menjadi evaluasi supaya saya tahu apa yang masih harus diperbaiki,” ujar Christo.
Selain berprestasi di tingkat ASEAN, Christo meraih Juara 1 Kejuaraan Nasional Piala Ketua Umum Pengurus Besar Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (PB FORKI) 2026 Nomor Kata Senior Perorangan Putra. Kejuaraan yang berlangsung di GOR C-Tra Arena, Bandung, pada 9–12 Mei 2026 tersebut diikuti 1.241 atlet dari berbagai kontingen perguruan dan provinsi di Indonesia.
Mempersiapkan Pertandingan Asian Games 2026
Christo juga menjalani pemusatan latihan nasional bersama Tim Nasional Karate Indonesia sejak akhir Januari 2026 sebagai persiapan menuju Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang.
Menghadapi Asian Games, Christo mengaku merasa harus membawa nama baik Indonesia dalam kompetisi tingkat Asia tersebut. Ia berupaya menjaga: fokus pada persiapan; kondisi fisik; ketenangan; penampilan saat pertandingan.
“Pasti ada tekanan, karena Asian Games adalah level yang sangat tinggi dan saya membawa nama Indonesia. Tapi saya berusaha menjadikan tekanan itu sebagai motivasi, bukan beban,” ungkapnya.
Menurutnya, Asian Games menjadi kesempatan untuk mengukur perkembangan kemampuannya setelah mengikuti berbagai kompetisi dan program Pelatnas. Ia menargetkan dapat menunjukkan kemampuan untuk bersaing dengan karateka dari berbagai negara di Asia. “Saya ingin membuktikan bahwa saya sudah berkembang dan siap bersaing di level Asia. Yang paling penting, saya ingin memberikan penampilan terbaik dan membuat Indonesia bangga,” katanya.
Baginya, kesempatan tampil di Asian Games menjadi bagian penting dari perjalanan karier karatenya sejak muda. Ia berharap pengalaman tersebut dapat menjadi modal untuk terus berkembang dan mencapai level kompetisi yang lebih tinggi. “Kalau nantinya bisa mendapatkan medali, tentu akan menjadi kebanggaan yang luar biasa, bukan hanya untuk saya, tetapi juga untuk keluarga, pelatih, kampus, semua yang sudah mendukung saya dan tentunya juga untuk Indonesia,” tutup Christo.









