Faculty of Language and Arts (FLA) Soegijapranata Catholic University (SCU) resmi menjalin kerja sama dengan salah satu Production House (PH) terkemuka di Indonesia, Dreamlight World Media. Kerja sama tersebut tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani G.M. Adhyanggono, S.S, M.A, Ph.D (Dekan FLA SCU) dengan Eko Nugroho (Founder & President Director Dreamlight World Media) yang diwakili Larissa Nugroho (Direktur Dreamlight World Media). Penandatanganan dilakukan di Kantor Dreamlight World Media, Ungaran pada Selasa (12/5).
Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Promosi, dan Kerja Sama FLA SCU, Paulus Metta Dwi Manggala Putra, S.Pd, M.Pd menjelaskan kerja sama ini bertujuan untuk memperluas kesempatan magang bagi mahasiswa Program Studi Sastra Inggris, khususnya Program Konsentrasi Digital Performing Arts (DPA). Adapun tujuannya untuk memberikan pengalaman praktis bagi mahasiswa di industri kreatif, khususnya dalam produksi media digital.
Manggala pun menilai pentingnya kerja sama ini dalam memberikan ruang belajar agar mahasiswa merasakan secara langsung dinamika industri kreatif dan media digital. “Sinergi ini diharapkan dapat memfasilitasi mahasiswa agar mereka dapat mengaplikasikan keahlian performing arts mereka dalam ekosistem profesional yang dikelola oleh Dreamlight,” tuturnya.
Program magang tersebut lanjut Manggala dapat memberikan peluang mahasiswa untuk terlibat langsung dalam berbagai proses kreatif di Dreamlight World Media. Beberapa contohnya seperti pengembangan ide dan konsep program, penulisan naskah kreatif, talent handling, produksi konten audio visual, manajemen produksi, hingga pengelolaan media digital dan pascaproduksi.
Mahasiswa juga berpotensi mendapatkan pengalaman dalam bidang kreatif seperti acting performance untuk kebutuhan reality show atau konten digital, voice over, penyutradaraan dasar, pengoperasian kamera, editing video, motion graphic, creative directing, social media content creation, hingga pengembangan storytelling berbasis media digital. Selain itu, pengalaman magang juga dapat mencakup keterlibatan dalam riset program televisi, pengelolaan talent dan audience engagement, penyusunan subtitle atau script bilingual, serta pengembangan konten kreatif berbahasa Inggris untuk kebutuhan media digital dan platform daring.
Selain program magang, kerja sama ini diharapkan dapat diperluas dengan proyek kreatif bersama, kuliah praktisi industri, workshop produksi media, hingga pengembangan kompetensi mahasiswa.









