Ikuti SUT Global Entrepreneurship Camp di Tailan, Mahasiswa FITL SCU  Jawab Tantangan Implementasi SDGs

Ikuti SUT Global Entrepreneurship Camp di Tailan, Mahasiswa FITL SCU  Jawab Tantangan Implementasi SDGs

Mahasiswa Program Studi Rekayasa Infrastruktur dan Lingkungan (RIL), Fakultas Ilmu dan Teknologi Lingkungan (FITL), Soegijapranata Catholic University (SCU), David Hendra Febrian berkesempatan mendalami bisnis berkelanjutan, khususnya dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan Sustainable Development Goals (SDGs). Alumnus SMK Penerbangan AAG Adisutjipto tersebut mengikuti Global Entrepreneurship Camp yang diselenggarakan Student Entrepreneurship Development Academy (SEDA), salah satu akademi kewirausahaan milik Suranaree University of Technology (SUT) Thailand, yaitu pada 30 Januari – 9 Februari 2026.

Selain David, total ada sekitar 80 peserta dari kalangan mahasiswa, baik sarjana maupun pascasarjana yang mengikuti Global Entrepreneurship Camp 2026. Beberapa di antaranya berasal dari Jepang, Afrika Selatan, Turki, Myanmar, Filipina, Malaysia, hingga Swedia. Mereka mengikuti mulai dari workshop kewirausahaan, kunjungan lapangan, eksplorasi ekosistem startup, pitching ide bisnis, serta pendalaman budaya Tailan.

Mengusung tema “Sustainable and Resilient Communities: Innovating for a Healthier Planet and People,” peserta mendapatkan wawasan tentang praktik inovasi dan kewirausahaan berkelanjutan secara global. “Kami diberikan pemahaman mengenai apa itu SDGs, untuk nanti dapat menciptakan inovasi yang bisa menjadi solusi untuk mewujudkan implementasinya,” terang David.

Lebih lanjut, David menambahkan ia bersama mahasiswa dari berbagai negara dikelompokkan untuk menggagas produk bisnis yang ramah lingkungan guna menjawab tantangan implementasi SDGs. “Kami dibagi menjadi beberapa kelompok untuk menciptakan lalu mempresentasi ide bisnis untung menjawab SDGs yang sebelumnya telah disepakati. Rasanya sangat senang karena saya sekalian bisa aktif berkegiatan di perguruan tinggi yang tarafnya sudah internasional,” tuturnya.

Hal ini pun sejalan dengan perhatian kegiatan ini dalam mengajak mahasiswa mendalami pentingnya aspek keberlanjutan lingkungan dalam proses bisnis. Sehingga, diharapkan mahasiswa mampu menjadi pebisnis muda dengan ide revolusioner namun tetap ramah lingkungan.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email
WhatsApp