
Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pecinta Alam Soegijapranata Catholic University (SCU), Wanacaraka kembali menyelenggarakan Pendidikan dan Latihan (DIKLAT) Wanacaraka Angkatan XXXI sebagai bagian dari proses regenerasi anggota. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu hingga Minggu, 3–11 Januari 2026, bertempat di Kopeng dan sekitarnya.
DIKLAT Wanacaraka Angkatan XXXI diikuti oleh tiga peserta yang didampingi panitia aktif serta alumni Wanacaraka. Selama lebih dari sepekan, para peserta menjalani berbagai tahapan pelatihan yang dirancang untuk membentuk ketangguhan mental, fisik, serta keterampilan bertahan hidup di alam terbuka.
Rangkaian kegiatan diawali dengan tahap karantina sebagai persiapan fisik dan mental peserta. Selanjutnya, peserta mengikuti kegiatan long march selama empat hari yang bertujuan menguji daya tahan fisik dan ketangguhan mental dalam menempuh perjalanan jarak jauh. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan pelatihan survival, Single Rope Technique (SRT), serta Pertolongan Pertama Gawat Darurat (PPGD) selama tiga hari, guna membekali peserta dengan keterampilan dasar dalam kegiatan alam bebas dan penanganan kondisi darurat.
Puncak rangkaian DIKLAT ditandai dengan prosesi pelantikan dan pengukuhan peserta sebagai anggota baru Wanacaraka Angkatan XXXI. Dari tiga peserta yang mengikuti kegiatan, satu peserta berhasil menyelesaikan seluruh tahapan DIKLAT dan resmi menjadi anggota Wanacaraka, sementara dua peserta lainnya harus dipulangkan dan tidak dapat melanjutkan hingga akhir kegiatan berdasarkan pertimbangan panitia.
Melalui DIKLAT ini, diharapkan anggota baru Wanacaraka mampu menjaga nilai-nilai kecintaan terhadap alam, menjunjung tinggi solidaritas, serta mengaplikasikan ilmu dan pengalaman yang diperoleh dalam setiap kegiatan organisasi ke depannya.