Wisudawan SCU sudah Bekerja sebelum Lulus, Bukti Keseriusan Kampus Jamin Kompetensi Lulusan

Wisudawan SCU sudah Bekerja sebelum Lulus, Bukti Keseriusan Kampus Jamin Kompetensi Lulusan

Soegijapranata Catholic University (SCU) melepas sebanyak 266 lulusan dari 2 Program Doktor, 7 Program Magister, dan 13 Program Sarjana dalam Wisuda Periode IV Tahun 2025. Prosesi wisuda tersebut digelar pada Sabtu, 13 Desember 2025, di Auditorium Agnes Widanti, Kampus 1 Bendan.

Dalam sambutannya, Rektor SCU, Ir. Robertus Setiawan Aji Nugroho, S.T., M.Comp.IT., Ph.D., menyampaikan bahwa lulusan kampusnya memiliki masa tunggu kerja yang relatif singkat. Bahkan, 35% lulusan telah diterima bekerja sebelum diwisuda, termasuk di antaranya juga yang berwirausaha. “Rata-rata wisudawan periode ini mendapatkan pekerjaan dalam waktu 1,49 bulan. Selain itu, rata-rata nominal gaji pertama yang diterima mencapai Rp6,697 juta,” ujarnya.

Salah satunya adalah Reynald Dian Kristiawan, Wisudawan Program Studi Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer (FIKOM), yang telah bekerja di tiga perusahaan. Menurut keterangan Robertus, hal ini dimungkinkan mengingat adanya program magang di fakultas yang dikonversi ke dalam Satuan Kredit Semester (SKS). “Mahasiswa bisa mendapatkan bimbingan baik dari kampus maupun perusahaan. Industri yang dipilih pun linier dan telah menjalin kerja sama dengan kampus,” tandasnya.

Di samping itu, pihaknya juga menghadirkan Soegijapranata Student Career Center (SSCC), Pusat Karier Mahasiswa dan Alumni untuk memperkuat baik program magang maupun rekrutmen langsung ke perusahaan. “Kemudian diperkuat pula dengan masing-masing fakultas menjalin kerja sama (dengan perusahaan/industri) sesuai kebutuhan. Jadi bukan cuma Job Fair, tapi juga ada Internship Fair, perusahaan datang ke kampus untuk merekrut mahasiswa magang,” tambahnya.

Wakil Rektor Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Alumni SCU, Prof. Dr. Berta Bekti Retnawati, S.E, M.Si menilai capaian ini menunjukkan komitmen dan upaya kampus dalam mempersiapkan lulusan terjun ke dunia kerja. “Ini suatu implementasi joyful learning, joyful futures, atmosfer pembelajaran yang menyenangkan atau selama perkuliahan,” tandasnya.

Senada dengan itu, lingkungan belajar yang menyenangkan dinilai Robertus mampu mendukung prestasi akademik maupun non akademik mahasiswa “Situasi belajar yang menyenangkan menjadi salah satu kunci agar mahasiswa dapat berkembang secara optimal, tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam pengembangan minat dan bakat,” tambahnya.

Capaian lainnya datang dari Fakultas Kedokteran (FK) SCU yang meraih persentase kelulusan 100% pada Uji Kompetensi Mahasiswa Program Profesi Dokter (UKMPPD) keduanya. “Kami berharap capaian ini dapat terus dipertahankan pada periode berikutnya. Kualitas juga sudah terbukti dengan adanya salah satu lulusan yang saat ini sudah menjadi pengurus Ikatan Dokter Indonesia (IDI),” tuturnya.

Tag

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email
WhatsApp