SCU Luncurkan Sistem Digital untuk Dukung Percepatan Pengajuan JAD

SCU Luncurkan Sistem Digital untuk Dukung Percepatan Pengajuan JAD

Pusat Akselerasi Jabatan Fungsional/Akademik Dosen (AJAFA), Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPSDM), Soegijapranata Catholic University (SCU) meluncurkan sekaligus menyosialisasikan Sistem Digital AJAFA guna mendorong percepatan pengajuan Jabatan Akademik Dosen (JAD) di lingkungan SCU. Sosialisasi tersebut dikemas dalam rangkaian kegiatan “Roadshow Sistem Digital AJAFA dan Pembaruan Peraturan JAD” yang diselenggarakan secara bergantian di tiap fakultas di SCU pada 22 Januari – 6 Februari 2026.

Kepala Pusat AJAFA SCU, Dr. Elizabeth Lucky Maretha Sitinjak, S.E, M.Si menjelaskan pihaknya telah mengembangkan sistem digitalisasi dalam pengajuan JAD dengan berbasis laman atau website sejak semester lalu. Adapun fungsinya untuk mengintegrasikan Laporan Kinerja Dosen (LKD) SCU dan  Sistem Informasi Terintegrasi Akademik (SINTAK) dengan Sistem Informasi Jabatan Fungsional Go Online (SIJAGO) milik LLDIKTI Wilayah VI.

Melalui sistem ini, Dr. Lucky menerangkan dosen SCU dapat menarik data dan dokumen yang diperlukan dalam pengajuan JAD secara otomatis, yang sebelumnya masih membutuhkan proses manual. Dengan alur yang lebih ringkas dan terstruktur, sistem ini diharapkan dapat meningkatkan efisiensi dan akurasi dokumen yang diajukan.

“Adanya sistem ini diharapkan dapat memperlancar proses dan mengurangi kendala administratif dalam pengajuan JAD. Sehingga, pengajuan JAD bisa lebih cepat. Harapannya, target semester ini bisa terpenuhi dengan adanya 25% dosen yang naik JAD-nya,” tambah Dr. Lucky.

Walau begitu, Dr. Lucky tidak memungkiri masih adanya keterlibatan proses manual, seperti tanda tangan atau cap basah yang masih dibutuhkan, seperti dalam pengesahan Surat Keputusan (SK) penelitian dan pengajaran. Namun, ia memastikan bahwa sistem digital yang dikembangkan telah menyesuaikan regulasi baru, termasuk Permendiktisaintek Nomor 52 Tahun 2025. “Tentu saja sistem ini selalu melihat juga peraturan-peraturan baru,” tegasnya.

Inovasi ini menjadi upaya SCU dalam mendorong percepatan jabatan akademik. Dalam 4 tahun terakhir, sembilan dosen SCU berhasil meraih gelar Guru Besar, didukung berbagai program seperti AJAFA Camp, kolaborasi publikasi dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM), dan pelatihan perencanaan karier sejak awal masa kerja.

Picture of Humas

Humas