SCU dan Bank Mandiri Bahas Penguatan Kerja Sama dalam Pengembangan Karier

SCU dan Bank Mandiri Bahas Penguatan Kerja Sama dalam Pengembangan Karier

“Lulusan SCU memiliki kemampuan komunikasi dan adaptasi yang baik.” – HC Talent and Capability Bank Mandiri

Soegijapranata Catholic University (SCU) menerima kunjungan dari perwakilan Human Capital (HC) Bank Mandiri, Joko P. Fitriyanto (Officer HC Talent and Capability) dan Joshua Nathaniel (Pelaksana HC) pada Rabu, 19 November 2025. Keduanya disambut Wakil Rektor Bidang Pengembangan dan Kerja Sama, Dr. dr. Gregorius Yoga Panji Asmara dan Kepala Soegijapranata Student Career Center (SCC), Yuliana Sri Wulandari, SE di Gedung Mikael, Kampus 1 SCU Bendan.

Pertemuan tersebut membahas penguatan kerja sama, khususnya pada pengembangan karier mahasiswa melalui rekrutmen, pelatihan dan edukasi karier, serta pemetaan kompetensi, agar mereka lebih siap memasuki dunia kerja. “Ini peluang besar bagi mahasiswa SCU untuk mendapatkan pengalaman dan jalur karier yang jelas,” tandas Dr. dr. Gregorius.

Baik Joko maupun Joshua turut mengapresiasi lulusan SCU yang dinilainya memiliki kemampuan komunikasi dan adaptasi Keduanya pun sepakat bahwa kerja sama perlu diperkuat.

Skema Pelatihan untuk Pengembangan Karier

Nantinya, pelatihan untuk menunjang pengembangan karier akan diadaptasi dengan menyesuaikan kebutuhan industri. “Setiap perusahaan pastinya punya sudut pandang berbeda. Maka sebelum pelatihan, penting untuk memetakan arah karier mahasiswa, mau di perbankan, manufaktur, maupun sektor lainnya,” terang Yuliana.

Model pelatihan juga akan diadaptasi untuk meningkatkan minat mahasiswa, tanpa menghilangkan pengetahuan tentang industri terkait. Hal ini juga nantinya akan diberikan sebelum proses rekrutmen melalui campus hiring. “Karena sekarang mahasiswa cenderung tidak menyukai job fair. Campus hiring justru lebih diminati, karena di sana mereka bisa langsung seleksi tanpa menunggu,” tambah Joko.

Lebih lanjut, Joko bercerita bahwa pihaknya membuka Officer Development Program (ODP) yang menjadi fokus rekrutmen mereka. Adapun tahapan seleksinya meliputi psikometri, wawancara kerja, business case interview, Leaderless Group Discussion (LGD), hingga wawancara final. Proses ini pun berlangsung setiap minggu di beberapa kantor regional, termasuk Yogyakarta.

Nantinya, para kandidat yang lolos akan mengikuti pendidikan selama 5 bulan, kemudian dilanjutkan On The Job Training (OJT), dan langsung berstatus PKWT. Menurut Joko, program ini dapat mempercepat perjalanan karier lulusan SCU.

“Satu tahun pertama mereka sudah memegang posisi Customer Service Officer (CSO) sekaligus menjalankan peran supervisor layanan dan target bisnis. Tahun-tahun selanjutnya mereka berpindah ke unit lain sesuai jalur karier, seperti Relationship Manager, kredit, wholesale, hingga berpotensi menjadi Branch Manager di tahun keempat,” terang Joko.

Selain itu, pihaknya juga membuka peluang magang untuk mahasiswa SCU dengan dua skema, yakni reguler dan Magisital Academy (magang elite selama 3 bulan). Teruntuk magang reguler, mahasiswa akan ditempatkan di berbagai cabang untuk mempelajari proses bisnis perbankan. Mereka pun diharapkan aktif berinteraksi dengan nasabah dan memahami ritme operasional.

Sementara, untuk magang elite, mahasiswa akan ditempatkan sesuai dengan domisilinya selama 3 bulan. Namun, mereka tetap mengikuti proses seleksi setara ODP, dan berpotensi melanjutkan ke program tersebut. “Kami juga ingin mahasiswa benar-benar memahami proses bisnis perbankan, bukan hanya duduk dan mengobservasi,” tandas Joko.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email
WhatsApp