Komitmen Kerja sama SCU dan RKBBR Kudus Kembangkan Pemberdayaan Masyarakat dan Budaya di Pesisir Utara Jawa

Komitmen Kerja sama SCU dan RKBBR Kudus Kembangkan Pemberdayaan Masyarakat dan Budaya di Pesisir Utara Jawa

Soegijapranata Catholic University (SCU) menjalin kerja sama dengan Rumah Khalwat dan Balai Budaya Rejosari (RKBBR) Kudus. Kerja sama tersebut tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang ditandatangani Rektor SCU, Ir. Robertus Setiawan Aji Nugroho, S.T., M.Comp.IT., Ph.D bersama Ketua Tim Pengelola RKBBR Kudus, Rm. Simon Petrus Sumargo, MSF di Provinsialat MSF Provinsi Jawa pada Kamis, 5 Februari 2026.

RKBBR sendiri merupakan pusat retret, pengembangan budaya, dan pemberdayaan masyarakat yang terletak di Desa Rejosari, Kudus yang dikelola Keuskupan Agung Semarang (KAS), Kongregasi Missionariorum a Sacra Familia (MSF), dan Paroki Santo Yohanes Evangelista Kudus.

Bentuk Kerja Sama

Adapun kerja sama ini terkait kolaborasi dan fasilitasi kegiatan berkebudayaan oleh mahasiswa Program Konsentrasi Digital Performing Arts (DPA), Program Studi Sastra Inggris, Faculty of Language and Arts (FLA) SCU. Bentuknya antara lain melalui riset untuk mengangkat nilai budaya lokal, kolaborasi dalam kegiatan produksi karya seni digital, seperti video musik, tari, teatrikal, fotografi, dan film pendek, serta program magang bagi mahasiswa.

Selain itu, kerja sama ini juga akan fokus pada pembentukan karakter mahasiswa. Rm, Sumargo menilai penting bagi mahasiswa dalam menembangkan budaya digital yang sehat. “Pemahaman akan etika digital dapat mendorong generasi muda bukan hanya menjadi ‘konsumen’ digital, melainkan juga mampu menciptakan solusi kreatif di tengah tantangan tersebut,” tandasnya.

Sejalan dengan itu, Robertus menilai pentingnya PKS dalam memperkuat kerja sama yang telah lama dijalin kampus dengan RKBBR. Menurutnya, adanya PKS memungkinkan pengembangan kerja sama yang lebih luas. Bukan hanya FLA, melainkan juga dengan sejumlah fakultas, seperti Psikologi (FPsi) dan Ekonomi dan Bisnis (FEB). Hal ini sejalan dengan perhatian RKBBR dalam membangun pemberdayaan komunitas masyarakat pesisir agar lebih produktif, inklusif, dan berdaya saing.

“Kami berharap kerja sama ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam peningkatan kualitas pendidikan, penguatan nilai budaya, dan pelayanan kepada komunitas,” harap Robertus.

Harapan ke Depan

Kerja sama disambut baik oleh Sekretaris KAS, Rm. Silvester Susianto, MSF, mengingat bahwa peran strategis RKBBR dalam pengembangan budaya dan nuansa religius yang menurutnya menjadi ciri khas kawasan pesisir utara Jawa. “Kerja sama diharapkan dapat semakin menegaskan peran RKBBR sebagai sarana pewartaan nilai, pengembangan budaya, dan pelayanan pastoral bagi masyarakat,” tuturnya.

Hal yang sama juga disampaikan Dewan Pimpinan MSF Provinsi Jawa, Rm. Y. Risdiyanto, MSF. “Semoga kerja sama ini semakin memperkuat peran RKBBR sebagai pusat kegiatan yang membawa nilai kasih, iman, dan kepedulian sosial di wilayah pesisir,” harapnya.

Lebih dari itu, kerja sama ini menurut Robertus merupakan upaya pihaknya sebagai Perguruan Tinggi Katolik dalam menghidupi Konstitusi Apostolik Ex Corde Ecclesiae. “SCU sebagai Perguruan Tinggi Katolik yang ‘lahir dari Jantung Gereja’ sudah selayaknya mengabdikan diri dan melayani Gereja,” tegasnya.

Tag

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email
WhatsApp