Inovasi Bangunan Hijau Tim Mahasiswa FT SCU Berhasil Juarai  Kompetisi Tender Proyek Konstruksi Gelaran UII

Inovasi Bangunan Hijau Tim Mahasiswa FT SCU Berhasil Juarai  Kompetisi Tender Proyek Konstruksi Gelaran UII

Tim mahasiswa Fakultas Teknik (FT) Soegijapranata Catholic University (SCU) berhasil menjuarai BIM Tender Competition Civil Days 2025 yang diselenggarakan Program Studi Teknik Sipil Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta. Tim mahasiswa Program Studi Teknik Sipil yang beranggotakan Samuel Bill Gates J.M., Aulia Eka Boga, dan Valent Keano D. berhasil meraih Juara 1 dalam kompetisi yang diselenggarakan pada 27 Oktober – 13 Desember 2025 di Kampus UII Yogyakarta tersebut. Tiga serangkai tersebut berhasil mengalahkan belasan tim mahasiswa lain, di antaranya Universitas Diponegoro (UNDIP), Universitas Gadjah Mada (UGM), UII, Politeknik Negeri Malang (Polinema), dan Universitas Negeri Semarang (UNNES).

Kompetisi ini menantang mahasiswa untuk menyimulasikan proses tender suatu proyek konstruksi gedung di UII secara profesional, mulai dari penyusunan daftar pekerjaan yang dilakukan atau Bill of Quantity (BoQ), penghitungan volume pekerjaan, waktu, tenaga kerja, serta peralatan yang dibutuhkan, penyusunan Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) serta dokumen penawaran, hingga pengaplikasian Building Information Modeling (BIM) dari 3D hingga 6D. “Awalnya kami diberikan dokumen sebagai soalnya, kemudian dari setiap pekerjaan tersebut kita bisa menentukan total biaya yang harus dikeluarkan untuk seluruh pekerjaan. Hasilnya kemudian disusun dalam dokumen penawaran,” terang Aulia. Sebelum dinobatkan menjadi pemenang, Aulia menambahkan bahwa timnya bersama 4 tim lain dengan dokumen penawaran terbaik berkesempatan memaparkan langsung proyek mereka dalam babak final pada 13 Desember 2025 di Kampus UII.

Mahasiswa juga diminta untuk memberikan sentuhan inovasi pada proyek konstruksi gedung yang dilombakan. Valent menjelaskan bahwa timnya mengusung konsep green building atau bangunan hijau dengan cara mengefisiensikan penggunaan material dan energi dalam konstruksinya. “Salah satunya adalah kami mengefisiensikan penggunaan beton ready mix dengan memanfaatkannya untuk membuat cars stop. Selain itu, masih ada sejumlah inovasi lain yang kami tawarkan,” lanjutnya.

Persiapan lomba pun menurut keterangan Aulia membutuhkan waktu insentif selama satu bulan. Selama proses tersebut, Aulia dan timnya sangat didukung oleh para dosen yang berperan dalam penyelesaian lomba.

Saat ini, tiga serangkai tersebut tengah mengikuti kompetisi sejenis bertajuk “Fondasi Tender Competition” yang diselenggarakan Universitas Negeri Sebelas Maret (UNS) sejak 8 Januari hingga 3 Mei 2026. “Kami ingin semakin menambah pengalaman dan portofolio melalui keikutsertaan dalam berbagai kompetisi yang pastinya relevan dengan dunia kerja,” ungkap Samuel.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email
WhatsApp