
Fakultas Hukum dan Komunikasi (FHK) Soegijapranata Catholic University (SCU) melalui Program Studi Ilmu Komunikasi mengajak mahasiswa Ilmu Komunikasi memahami pentingnya storytelling dalam membangun personal branding yang autentik. Pemahaman tersebut dibahas dalam Serial Diskusi “The Power of Storytelling in Personal Branding” yang berlangsung pada Jumat (25/9/2026) di Teater Thomas Aquinas, Kampus 1, SCU Bendan.
Kegiatan ini menghadirkan Harry Surjadi, Jurnalis, Trainer, dan Nonprofit Branding Specialist, sebagai pembicara, dengan Emanuela Agra S.K.D., S.I.Kom., M.A., Dosen Ilmu Komunikasi FHK SCU, sebagai moderator. Diskusi diarahkan untuk membantu mahasiswa memahami personal branding tidak sebatas upaya mempromosikan diri, tetapi juga sebagai proses mengenali identitas, nilai, pengetahuan, dan kemampuan yang ingin dibangun di hadapan publik.
Mengenali Diri Sebelum Membangun Personal Brand
Dalam diskusi, Harry menjelaskan bahwa personal branding perlu dimulai dengan mengenali diri sendiri, termasuk kelebihan, nilai, pengetahuan, serta tujuan yang ingin dibangun.
“Personal brand tidak hanya terbentuk dari apa yang disampaikan, tetapi juga bagaimana orang lain dikenali dan dirasakan oleh orang lain melalui karakter yang ditampilkan”, tambahnya.
Mahasiswa diperkenalkan pada empat komponen personal brand, yaitu how you look, how you act, what you know, dan what you believe. Selain membangun identitas, kemampuan berpikir kritis, keberanian memiliki pemikiran sendiri, serta kreativitas juga menjadi bagian yang perlu terus dikembangkan.
Storytelling Membuat Personal Brand Lebih Dekat
Storytelling menjadi salah satu pendekatan yang dibahas untuk membantu seseorang menyampaikan personal brand secara lebih dekat kepada audiens. Cerita yang nyata dan relevan dinilai dapat menarik perhatian, lebih mudah diingat, sekaligus membangun koneksi emosional dengan orang yang mendengarkannya.
Melalui diskusi ini, mahasiswa Ilmu Komunikasi diajak mengembangkan kemampuan bercerita sebagai bagian dari proses menyampaikan identitas dan nilai yang mereka miliki. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang untuk mengasah kreativitas dan kemampuan komunikasi yang relevan dengan perkembangan ruang digital.
Pembahasan personal branding melalui storytelling turut mencerminkan nilai FHK SCU, Communicating Justice and Humanity dengan mendorong mahasiswa untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi secara kritis, kreatif, dan bermakna.









