
Senat Mahasiswa Universitas (SMU) Soegijapranata Catholic University (SCU) kembali membuka ruang penyampaian aspirasi mahasiswa melalui kegiatan Jumpa Rektorat ke-2 Periode 2025/2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menyampaikan aspirasi secara langsung sekaligus memperoleh tanggapan dan tindak lanjut dari jajaran Rektorat SCU.
Jumpa Rektorat ke-2 diselenggarakan pada Kamis (1/10), di Selasar Gedung Thomas Aquinas, Kampus 1 SCU Bendan. Kegiatan dihadiri panitia Jumpa Rektorat ke-2, mahasiswa umum, SMF dan BEMF Periode 2025/2026, BEM SCU Periode 2025/2026, serta jajaran Rektorat SCU.
Dorong Dialog Terbuka antara Mahasiswa dan Rektorat
Berbeda dengan penyampaian aspirasi yang hanya melibatkan perwakilan organisasi mahasiswa, Jumpa Rektorat ke-2 dilaksanakan secara terbuka sehingga mahasiswa umum dapat menyampaikan aspirasi secara langsung kepada pihak Rektorat. Mekanisme tersebut memberikan ruang bagi mahasiswa untuk menyampaikan berbagai isu yang menjadi perhatian mereka dalam forum diskusi.
Rangkaian kegiatan diawali dengan registrasi hingga pengenalan moderator dan penyampaian mekanisme kegiatan. Acara kemudian dilanjutkan dengan presentasi Komisi Advokasi SMU, sesi diskusi terbuka, penyampaian kesimpulan, hingga penutupan dan dokumentasi.
Presentasi dalam kegiatan tersebut disampaikan Maria Tania Nogo Meluk selaku Ketua Komisi Advokasi Senat Mahasiswa Universitas Periode 2025/2026. Setelah penyampaian aspirasi dan diskusi, Rektor SCU, Ir. Robertus Setiawan Aji Nugroho, S.T., M.Comp.IT., Ph.D, turut memberikan tanggapan atas aspirasi yang disampaikan mahasiswa.
Antusiasme mahasiswa terlihat dari partisipasi mereka dalam sesi diskusi terbuka dengan menyampaikan aspirasi secara langsung kepada jajaran Rektorat. Melalui kegiatan ini, SMU SCU mendorong agar aspirasi mahasiswa dapat dikawal dan memperoleh respons yang jelas dari pihak universitas untuk kemudian disampaikan kepada sivitas akademika SCU.









