SCU Terima Studi Banding Universitas Bhamada Slawi, Perkuat Pengembangan dan Pengelolaan Pusat Karier Mahasiswa dan Alumni

SCU Terima Studi Banding Universitas Bhamada Slawi, Perkuat Pengembangan dan Pengelolaan Pusat Karier Mahasiswa dan Alumni

Universitas Bhamada Slawi melakukan kunjungan studi banding ke Soegijapranata Catholic University (SCU) untuk mempelajari pengelolaan pusat karier mahasiswa dan alumni. USD diwakili Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Pusat Karier, Dr. Woro Hapsari, didampingi Kepala Bagian Humas dan Kerja Sama Fiqih Kartika Murti, M.Pd., serta Kepala Bagian Kemahasiswaan, Alumni, dan Pusat Karier Ramadhan Putra Satria. Mereka disambut Wakil Rektor Pengembangan dan Kerja Sama (PK) SCU, Dr. dr. Gregorius Yoga Panji Asmara, SH, MH dan Kepala Soegijapranata Student Career Center (SSCC) SCU, Yuliana Sri Wulandari, SE di Gedung Mikael, Kampus 1 SCU Bendan pada Kamis, 18 Desember 2025.

Dr. Woro menjelaskan bahwa pihaknya saat ini sedang tahap awal dalam penguatan pusat karier mahasiswa dan alumni, mengingat institusi tersebut baru saja bertransformasi dari Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) menjadi universitas. “Banyak hal yang secara tertulis bisa kami pelajari, tetapi praktik langsung seperti di SCU ini memberi gambaran nyata yang sangat kami butuhkan. Kami tercerahkan dengan hal-hal yang selama ini sudah dijalankan SCU, mulai dari tracer study terintegrasi hingga perlunya ‘duta’ pusat karier di setiap program studi,” ungkapnya dalam sambutan.

Di sisi lain, Dr. dr Gregorius menilai studi banding ini ruang diskusi mendalam terkait pengelolaan pusat karier mahasiswa dan alumni. Beberapa di antaranya termasuk pengelolaan tracer study, penyelenggaraan campus hiring dan job fair, hingga strategi branding pusat karier agar lebih dikenal mahasiswa dan alumni. “Kami juga selalu perlu belajar. Di era sekarang, universitas harus semakin transformatif dan adaptif,” tandasnya.

Lebih lanjut, ia juga memperkenalkan SSCC sebagai unit yang menangani pengembangan karier mahasiswa dan alumni SCU, termasuk tracer study, penguatan kompetensi lulusan, serta pengelolaan jejaring dengan dunia kerja.

Sejalan dengan itu, Kepala SSCC SCU, Yuliana Sri Wulandari, SE, menilai pentingnya penguatan pusat karier mahasiswa dan alumni yang hanya berdampak pada peningkatan serapan lulusan, melainkan juga menjadi instrumen penting dalam pengembangan mutu perguruan tinggi. “Pengelolaan pusat karier, khususnya dalam tracer study, menjadi krusial karena pengaruh langsungnya pada evaluasi kurikulum, akreditasi, serta pemetaan daya saing lulusan di dunia kerja,” tegasnya.

Ke depan, Universitas Bhamada juga membuka peluang kerja sama lanjutan dengan SSCC SCU, termasuk rencana pelatihan soft skills, persiapan kerja, dan pendampingan penguatan sistem pusat karier di universitas tersebut.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email
WhatsApp