Diskusi Bulanan Teknik Sipil SCU Kupas Makna dan Urgensi Profesi Insinyur di Era Global

Diskusi Bulanan Teknik Sipil SCU Kupas Makna dan Urgensi Profesi Insinyur di Era Global

Program Studi Teknik Sipil Soegijapranata Catholic University (SCU) menyelenggarakan Diskusi Bulanan Teknik Sipil “Insinyur Profesional untuk Apa Sih?” di Gedung Henricus Constant, Kampus 1 SCU Bendan pada Senin, 27 Oktober 2025. Forum yang diikuti oleh dosen dan mahasiswa Fakultas Teknik (FT) SCU ini menghadirkan Ir. Sulistyo Indriyanto, S.T., Dirut PT. Caraka Graha Teknitama sekaligus Alumnus Program Profesi Insinyur (PPI) SCU.

Dalam paparannya, Ir. Sulistyo menekankan bahwa keberadaan insinyur profesional bukan hanya sekadar gelar tambahan setelah menyelesaikan studi teknik, melainkan wujud nyata dari tanggung jawab publik dan profesionalisme dalam praktik keinsinyuran.

“UU Keinsinyuran Nomor 11 Tahun 2014 menegaskan bahwa keinsinyuran merupakan kegiatan penggunaan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk memajukan peradaban dan meningkatkan kesejahteraan manusia. Artinya, seorang insinyur harus andal, beretika, dan mampu memberi nilai tambah bagi masyarakat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Ir. Sulistyo menyoroti tantangan yang dihadapi dunia keinsinyuran di Indonesia, mulai dari kesenjangan keterampilan, kurangnya pengalaman praktik, hingga pengakuan profesional yang belum sekuat di negara maju. Ia juga menyoroti peran strategis insinyur dalam menjawab tantangan krusial nasional, seperti ketahanan pangan, energi, air, dan keberlanjutan lingkungan.

“Praktik keinsinyuran haruslah cerdas, humanistik, futuristik, dan adaptif, mampu mengelola inovasi dan teknologi tanpa meninggalkan nilai-nilai kemanusiaan dan kearifan lokal,” tambahnya.

Sejalan dengan itu, Ir. Sulistyo mengajak mahasiswa untuk menanamkan nilai integritas dan kesiapan sejak dini. “Menjadi insinyur profesional berarti menjadi profesional tangguh yang siap terlatih sejak awal. Bukan hanya jago menghitung, tapi juga punya karakter, etika, dan tanggung jawab sosial,” tegasnya.

Sementara itu, Ronaldo Richard Gunawan, MT, MM, Koordinator Diskusi Bulanan Teknik Sipil SCU, menjelaskan bahwa topik ini dipilih untuk membuka wawasan mahasiswa terhadap pentingnya profesi insinyur di dunia kerja.

“Kalau di perkuliahan mahasiswa belajar dasar ilmiah dan analitis, maka melalui kegiatan seperti ini mereka diajak memahami bagaimana menerapkan pengetahuan itu secara profesional dan bertanggung jawab kepada publik,” ungkapnya.

Ronaldo menambahkan, kegiatan ini juga menjadi ajang pengenalan awal bagi mahasiswa mengenai PPI SCU, satu-satunya program profesi insinyur di kampus swasta Jawa Tengah. “Harapannya, setelah mendapat pemahaman ini, mahasiswa bisa mempersiapkan diri untuk melanjutkan ke pendidikan profesi. Sertifikasi insinyur kini menjadi kebutuhan nyata di dunia kerja, terutama untuk akses terhadap proyek-proyek pemerintah dan industri besar,” tambahnya.

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email
WhatsApp