Semarang Menuju Kota Megapolitan

Oleh: Christian Moniaga ST MArs, Kepala Prodi Arsitektur Unika Soegijapranata

KOTA Semarang merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki nilai sejarah tinggi. Eksistensi sejarah Kota Semarang dapat terlihat dari cerita klasik perdagangan yang menjadi urat nadi kehidupan kota ini sendiri, termasuk kota lain di sekitarnya.

Kawasan Kota Lama Semarang adalah saksi bagaimana sejak zaman dulu kota ini sangat sarat dengan napas perdagangan. Dari perdaganganlah segala bentuk peradaban, agama, suku, ras dan kebudayaan berkembang pesat secara harmonis hingga saat ini. Perdagangan dan harmoni kehidupan antaretnis inilah yang dapat menjadi benang merah identitas Kota Semarang.

Berkenaan HUT Kota Semarang, secarik harapan dapat saya tuliskan. Sebagai akademisi di bidang arsitektur tentunya harapan terletak tentang pembangunan dan pengembangan fisik Kota Semarang.

Kota semarang yang sarat dengan kultur perdagangan pasti tidak bisa berhenti dengan pengembangan fisik bangunan. Skyline kota akan terus bergerak secara dinamis. Vista dan pemandangan sudut-sudut kota akan terus mengalami perubahan.

Namun demikian, aspek humanis dan pertimbangan tentang sinergisitas antara lingkungan buatan (bangunan) dengan manusia dan alam jangan pernah dikesampingkan.

Triangulasi yang baik antara manusia, alam, dan bangunan apabila terjaga dengan baik, maka akan memberikan dampak positif bagi kehidupan dan alam semesta.

Bukti nyata pengejawantahan harapan di atas dapat ditelisik melalui pola ilmiah pokok (PIP) dari Unika Soegijapranata yakni eco-settlement, di mana khususnya prodi arsitektur memiliki konsep dasar tri dharma perguruan tinggi tentang aspek desain ekologis.

Seluruh civitas akademika dan para lulusan diharapkan mampu memberikan sumbang ilmu pengetahuan khususnya terkait pengembangan desain bangunan dan tata kota yang berorientasi pada aspek pelestarian alam.

Kota Semarang ke depannya akan sarat dengan perkembangan menuju kota megapolitan. Proyeksi ini harapannya dapat terjadi dengan sangat harmonis karena adanya integrasi yang indah dari berbagai aspek, baik aspek perdagangan, infrastruktur, pariwisata, dan aspek lain yang berkontribusi pada pertumbuhan Kota Semarang.

Diorama perkembangan ini harapannya tetap tidak melupakan aspek kemanusiaan dan alam. Dimana kedua aspek tersebut sejatinya adalah aspek fundamental yang mampu membantu Kota Semarang mencapai titik terbaiknya, sehingga kembali, kota ini adalah kota perdagangan yang memiliki ciri keharmonisan peradaban di dalamnya sama seperti identitas sejarah Kota Semarang yang sudah sejak lama dikenal. Selamat ulang tahun Kota Semarang ke-475.

#https://www.suaramerdeka.com/opini/pr-043370733/semarang-menuju-kota-megapolitan?page=all

Tulisan serupa

Suara Merdeka 11 Mei 2022 hal. 9

#https://www.suaramerdeka.com/semarang-raya/pr-043375718/semarang-menuju-kota-megapolitan?page=all

Facebook
Twitter
LinkedIn
Email
WhatsApp
Kategori

Share:

More Posts

Send Us A Message