| Bendan Duwur, (31/3) Dalam rangka persiapan rapat kerja Program Studi Taknik Sipil Unika
Soegijapranata menyelenggarakan Focus Group Discussion bertema ”Kesiapan Lulusan Teknik Sipil Dalam Menghadapi Persaingan Global”, bertempat di Gama Candi Resto Semarang. Hadir sebagai kontributor para alumni, kontraktor, praktisi, konsultan dan dari unsur pemerintah.
Dalam sambutannya Dekan Fakultas Teknik Unika Soegijapranata Ir, Budi Setiadi, MT menyampaikan beberapa gagasan atas perkembangan teknologi dan tuntutan pasar kerja terhadap mutu lulusan perguruan tinggi khusunya bidang Teknik Sipil. Untuk pengembangan dan menjamin kualitas mutu lulusan maka pada kesempatan tersebut ia ingin menggali informasi yang akan diolah sebagai bahan pengembangan kurikulum di masa mendatang. Selain itu juga perlu pembenahan dan penataan tata kelola guna meningkatkan status akreditasi program studi, tentu saja hal ini dipengaruhi juga atas nilai dan kerjasama yang dibangun dengan dunia usaha baik jasa konstruksi, kontraktor maupun konsultan serta dari unsur birokrasi kepemerintahan.
Forum diskusi yang diawali dengan petikan sekilas kurikulum Teknik Sipil mendapat tanggapan dari para alumni, Safrinal yang saat ini sebagai PNS di Bappeda Kota Semarang menyampaikan; saat ini diperlukan singkronisasi materi kuliah dengan perkembangan yang terjadi di lapangan, misalnya Mata Kuliah Struktur Baja sebaiknya mahasiswa diajak di lapangan untuk melihat pada pembangunan gedung dan mengamati tentang struktur baja terpasang. Di samping itu perlu pengembangan pola berkesinambungan pada teknik tertentu semisal pengelolaan sampah, sanitasi serta pola pembangunan yang wawasan lingkungan. Dengan demikian para mahasiswa akan mengetahui secara pasti dan dapat membayangkan bagaimana konstruksi baja terbangun itu berproses, tidak saja mahir di teori tetapi tidak pernah terlibat langsung proses pembangunan, sementara manfaat yang diperoleh oleh mahasiswa adalah bagaimana mengendalikan bahan dan kerjasama dengan para pelaksana, tukang dan keterlibatan dengan bagian lain.
Senada dengan Safrinal, Teguh Tuhu Prasetyo dan Niken, mahasiswa Teknik Sipil Unika saat ini musti lebih banyak diperkenalkan dengan alat dilapangan dengan keadaan yang sesungguhnya, bukan praktikum di seputar Unika saja, hal ini dapat disiasati dengan menggandeng beberapa pemilik proyek. Selain teori para mahasiswa musti belajar juga tentang manajemen proyek, karena ada beberapa alumni yang seangkatan dengan mereka dalam hal pengetahuan Teknik Sipil ia tidak menonjol tetapi lebih banyak belajar pada manajemen proyek, alumni yang menekuni ilmu tersebut malah sebagian besar banyak yang menjadi kontraktor.
Pengusahan kontraktor PT. Nugraha Karya yang hadir, Ir. Timotius Santoso lulusan Undip tahun 1977 membagikan pengalamannya : Pada saat ini masyarakat membutuhkan yang ada nilai dan ada mutunya, oleh sabab itu lulusan perguruan tinggi teknik sipil terbagi menjadi tiga, ada yang mengabdikan diri pada bidang keilmuan (dosen), birokrasi (pemerintahan) dan praktisi (kontraktor, konsultan). Sebagi seorang praktisi dibidang kontraktor ia telah membangun pabrik di berbagai tempat, berbekal keyakinan pada Tuhan, serta mengembangkan nilai jasa pembangunan ia telah menikmati hasil kerjakerasnya selama ini.
Drs. Sunarto, MT yang mewakili PT. Pola Dwipa konsultan teknik sejak tahun 1980 an peran konsultan teknik sangat menguasai pasar. Oleh sebab itu konsultan yang dikelolanya membuka diri bagi para mahasiswa yang akan melakukan magang kerja, karena pada dasarnya roh ilmu teknik itu terletak pada mekanika teknik. Kalau pemahaman mekanika tekniknya matang mahasiswa Teknik Sipil Unika pasti dapat menjawab pasar kerja.
Diakhir acara Dekan Fakultas Teknik menyimpulkan berdasarkan masukan dan saran dari peserta Focus Group Discussion, untuk kedepan Teknik Sipil Unika perlu memperhatikan landasan filosofi dasar, kebutuhan dan ketersediaan antara Teknik Sipil dan perusahaan, mengenalkan informasi material baru, praktek kerja lapangan dan pengelolaan yang terencana, terukur dan disiplin yang dikemas dalam bentuk mata kuliah maupun praktikum yang menunjang agar lulusan Teknik Sipil Unika dalam bersaing di pasar kerja global. (juang saksono) |